Tips Menyusun Itinerary Sebelum Melakukan Traveling

Bambonghore.com – Ketika hendak melakukan traveling baik solo traveling maupun traveling bersama keluarga, sebaiknya menyusun perencanaan perjalanan terlebih dahulu. Seandainya traveling dilakukan tanpa perencanaan yang matang, Anda bisa bayangkan betapa kacaunya liburan Anda. 
Liburan yang seharusnya menyenangkan dan menyegarkan, malah menjadi kacau dan melelahkan karena Anda sibuk memikirkan mau kemana dan mau ngapain aja saat traveling nanti.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membuat itinerary atau rencana perjalanan terlebih dahulu agar liburan jadi lebih lancar dan bisa dinikmati oleh semua peserta traveling.

Sebenarnya apa sih itinerary itu?
Itinerary atau yang sering disebut juga dengan itin, pada dasarnya adalah sebuah daftar rencana perjalanan yang berisi tujuan destinasi traveling, waktu pelaksanaan, daftar kegiatan dan perkiraan biaya yang diperlukan saat traveling. Itinerary pun bisa dibuat sefleksibel mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan serta minat traveler.

Tips Menyusun Itinerary Sebelum Melakukan Traveling

Tips Menyusun Itinerary Sebelum Melakukan TravelingSebagai traveler pemula, sangat disarankan untuk membuat itinerary terlebih dahulu sebelum melakukan traveling agar perjalanan yang dilakukan bisa lebih terencana, teratur dan tidak overbudget.

Jika ingin melakukan traveling bersama dengan keluarga, sebaiknya libatkan keluarga dan diskusikan hal-hal yang perlu dimasukkan ke dalam itinerary agar kebutuhan dan keinginan masing-masing anggota bisa terpenuhi.

Berikut ini ada beberapa tips menyusun itinerary sebelum melakukan traveling agar perjalanan Anda bisa berjalan dengan lancar.

1.    Membuat daftar tempat yang akan dikunjungi.

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika menyusun itinerary yakni menentukan tujuan. Cari tahu tempat-tempat menarik yang hendak Anda kunjungi dan buatlah daftar urutan kunjungan ke tempat-tempat tersebut.

Anda bisa menggali informasi melalui internet, cerita orang-orang yang pernah berkunjung ke tempat tersebut, atau mencari tahu dari buku panduan perjalanan. Biasanya buku panduan perjalanan sudah berisi panduan lengkap destinasi wisata yang menarik, lokasi penginapan, rumah makan dan rute-rute kendaraan yang bisa dilalui.

2.    Rencanakan kegiatan yang akan dilakukan di tempat tujuan.

Langkah selanjutnya yakni merencanakan kegiatan apa saja yang hendak dilakukan di tempat tujuan. Apakah waktu traveling akan digunakan untuk berwisata kuliner, hunting foto, berbelanja, atau hanya sekedar menikmati suasana baru?
Buat daftar kegiatan dan susunlah berdasarkan prioritas objek utama yang hendak dikunjungi.

3.    Menentukan lama waktu dan biaya yang dibutuhkan.

Berapa lama Anda akan bertraveling serta perkiraan biaya yang dibutuhkan merupakan dua hal penting yang harus masuk dalam daftar itinerary. Sesuaikan lama perjalanan dengan dana yang tersedia.

Cari tau tentang masa kunjung wisatawan terbaik dan hindari masa-masa high season agar tidak terjebak kemacetan atau antrean panjang di tempat tujuan wisata.

Bila perlu, Anda bisa mencari informasi mengenai harga promo yang biasa ditawarkan oleh agen perjalanan maupun objek wisata tersebut sehingga bisa menghemat pengeluaran biaya.

Yang terakhir, jangan lupa sediakan waktu dan dana tambahan untuk mencari oleh-oleh atau souvenir di lokasi objek wisata maupun selama di perjalanan. Hal ini mengingat kegiatan mencari oleh-oleh bisa sangat menyita waktu dan cukup menguras kantong Anda.

4.    Pertimbangkan keadaan cuaca di daerah tujuan traveling.

Pilih waktu yang nyaman untuk bertraveling dan sesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Kondisi cuaca di musim penghujan bisa mempengaruhi perjalanan Anda karena terkadang bisa menyebabkan banjir, tanah longsor yang tentunya bisa mengganggu aktivitas traveling Anda.

Jika hendak bertraveling di musim panas, pertimbangkan juga untuk membawa bekal minuman yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

5.    Sesuaikan urutan kunjungan dengan waktu yang tersedia.

Sesuaikan kunjungan ke objek wisata yang ada dengan waktu kunjungan yang Anda miliki. Jangan terburu-buru melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan selanjutnya jika Anda belum benar-benar menikmati objek wisata yang sedang Anda kunjungi.

Ingat, traveling bukanlah lomba adu cepat menyambangi beragam objek wisata sekaligus dalam satu waktu. Tentunya Anda ingin agar traveling kali ini menjadi kenangan yang menyenangkan dan indah untuk diingat bukan?

Oleh karena itu, buatlah prioritas kunjungan ke objek wisata yang penting terlebih dahulu agar perjalanan bisa lebih teratur dan terkendali.

6.    Menambahkan informasi-informasi penting ke dalam itinerary.

Yang terakhir dan tak kalah penting yakni menambahkan informasi penting fasilitas publik seperti nomor telepon penginapan, kepolisian dan rumah sakit serta harga tiket masuk ke objek wisata.

Jika Anda akan menggunakan transportasi umum, tidak ada salahnya Anda menambahkan nomor telepon beserta tarif taksi atau bus yang melalui rute yang Anda tuju.

Nah, setelah itinerary selesai dibuat, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa kegiatan traveling bisa berjalan sesuai dengan itinerary yang telah ditentukan. Tapi jangan terlalu terpaku pada itin tersebut, berusahalah untuk lebih fleksibel mengingat kondisi di perjalanan bisa berubah sewaktu-waktu.

Selain itu, itinerary dibuat bukan untuk mengekang penggunanya melainkan membantu para traveler agar lebih terencana ketika melakukan perjalanan serta bisa menikmati akivitas traveling senyaman mungkin. Happy travel!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + fifteen =