Tips Cara Penanggulangan Penanganan Cedera Pemain Bola Basket – Info Sport

Posted on 20 views

Penanganan cedera bola basket. Berikut ini cara penanggulangan penanganan cedera pemain bola basket yg baik dan sahih.

Setiap atlet menurut cabang olah raga apapun … Termasuk olah raga bola basket berisiko mengalami cedera, apalagi bila sebelumnya tidak terdapat persiapan yang cukup seperti pemanasan, tentu potensi terkena cedera akan lebih akbar. Cedera pemain bola basket telah seringkali kita lihat waktu permainan bola basket sedang berlangsung, kemudian bagaimana ya cara penanganan cedera pemain bola bakset?

Mengingat masa depan seseorang pemain bola basket, tentu penting sekali memeriksa pertolongan pertama penangan cedera bola basket, supaya cedera atau luka nir berkembang parah. Cedera pemain bola basket yang nir ditangani dengan baik dan sahih bisa mengancam masa depan atlet yg bersangkutan, lantaran bisa mengakibatkan stigma tetap. Baca pula : cedera yg tak jarang dialami pemain basket

PENANGANAN CEDERA PEMAIN BOLA BASKET YANG BENAR

Penanggulangan cedera bola basket harus dilakukan dengan hati – hati, dalam fase awal ini secara umum memiliki prinsip DO RICER & NO HARM do RICER (harus dilakukan). Yuk kita simak penerangan pada bawah ini :

R : REST : Jika terjadi cedera pada pemain basket, yang perlu dilakukan merupakan istirahat. Istirahatkan bagian yang cedera supaya nir semakin parah, kurangi pembebanan pada bagian yang cedera, keliru satunya menggunakan mengunakan kruk.

I : ICE : Cara penanganan cedera yang satu ini umum dilakukan. Anda pasti berpikir, apa hubungannya es dengan cedera bola basket. Kompres dengan menggunakan es/dingin sesegera mungkin, kompres mampu memakai es batu ditumbuk dimasukkan plastik kemudian dibebat juga menggunakan ice bag, atau kompres dengan handuk yang telah direndam air dingin. Tujuannya adalah mengurangi pelebaran pembuluh darah. Aplikasikan es menggunakan durasi 10-15 mnt saja. Jika lebih dari 20-30 mnt justru akan menyebabkan kerusakan jaringan. Ulangi kompres selesainya 30 mnt. Pada 24-72 jam sanggup sehari melakukan 6-7 kali kompres es.

C : COMPRESSION: Ini adalah bagian penanganan cedera bola basket yang penting. Gunakan bebat menggunakan perban elastis, atau adhesive elastic bandage, kinesiotaping dan taping untuk mengurangi bengkak dan pendarahan. Dibebat jangan terlalu kencang. Lepas bebat pada saaat akan tidur kecuali kinesiotaping dapat digunakan hingga dua hari.

E : ELEVATION : Angkat bagian yg cidera lebih tinggi menurut jantung. Misalnya waktu terkena sprain ankle maka ganjal ankle dalam saat duduk/tidur menggunakan menggunakan bantal agar mengurangi pembengkakan.

R : REFFERAL : Segera rujuk ke dokter/fisioterapis yang berkompeten pada hal penganganan bola basket bila mewaspadai cidera termasuk parah & mengganggu aktifitas. Cidera akan mendapatkan pemeriksaan dan diagnosa, treatment & program fisioterapi. No HARM (wajib dihindari).

HINDARI INI DALAM PENANGANAN CEDERA BOLA BASKET

Selain prosedur penanganan cedera pemain bola basket yg dijelaskan pada atas, perlu jua menghindari hal-hal ini dia :

1. Heat: Menggunakan panas pada saat pertama kali penanganan cidera bola basket akan mempertinggi pembengkakan lantaran panas akan membuat pembuluh darah semakin melebar, misalnya anugerah balsam, jahe, minyak aduk rata, sauna, berendam di bathub, dan shower panas.

2. Alcohol: Meminum alkohol atau merendam bagian yg cidera dengan alkohol akan menaikkan pembengkakan dan memperlambat proses penyembuhan.

Tiga. Running: Berlatih pada 48-72 jam waktu cidera akan memperburuk kondisi. Seseorang dinyatakan aman bermain kembali setelah dilakukan pemeriksaan & diagnosa dari dokter/fisioterapis yang berkompeten

4. Massage: Terkadang terjadi pemikiran yg galat kaprah pada penanganan cedera bola basket. Sebenarnya massage nir perlu dilakukan pada waktu cidera. Massage (pijatan) dalam waktu cidera akan menaikkan genre darah sehingga akan membuat semakin bengkak, & bisa terjadi kerusakan dalam jaringan yang cedera. Penanganan cedera pemain bola basket yg nir sempurna dapat semakin memperparah kerusakan jaringan & menyebabkan kerusakan permanen yg sulit diobati.

penanganan cedera pemain bola basket

PROSES PENYEMBUHAN CEDERA PEMAIN BASKET

Dibutuhkan acara rehabilitasi menyeluruh sebagai akibatnya pemain dapat balik bermain di lapangan dengan ketangkasan misalnya semula & mencegah cedera yg lebih parah lagi.

Fisioterapi merupakan bagian penting menurut prosedur rehabilitasi. Fisioterapis akan memperkirakan seberapa parah cedera, dan merawat ligamen dan sendi, menggunakan tujuan memperoleh balik pergerakan ankle yang normal, mengurangi rasa sakit & pembengkakan. Tindakan ini mencakup peregangan ankle, latihan kekuatan, latihan ekuilibrium, penggunaan teknik terapi elektro seperti ultrasonik, dan pengikatan atau penahanan sendi yg terluka. Baca juga : sajian makanan sehat buat atlet

Pemain bola basket dapat balik berolahraga ketika pemain sudah dapat melompat, berlari ke depan, belakang, samping, arah angka delapan, dan memiliki kemampuan buat mengubah arah lari secara cepat tanpa rasa sakit.

PEMANASAN SEDERHANA INI CEGAH CEDERA PEMAIN BOLA BASKET

Pemanasan adalah prosedur krusial bahkan wajib sebelum melakukan olah raga inti. Walaupun ini kedengarannya sederhana, pemanasan yang benar dapat mencegah terjadinya cedera dalam pemain bola basket. Baca jua : teknik dasar bola basket

Berikut ini adalah beberapa  gerakan pemanasan sederhana yang dapat anda coba sebelum bermain bola basket :

1. Memutar lengan 1. Dengan posisi yang permanen sama, rentangkan ke 2 tangan. Selanjutnya kita melakukan gerakan memutar lengan atas. Lakukan putaran ke dalam dan ke luar, masing-masing selama 30 detik.

2. Memutar lengan 2. Dengan posisi yang sama, angkat lengan kita ke atas, selebar bahu. Kemudian putar lengan kita ke luar dan ke dalam, masing-masing sebanyak 20 hitungan.

3. Memutar kepala. Gerakan pemanasan yang pertama adalah memutar kepala. Lakukan dengan posisi berdiri dengan kaki tegak, selebar bahu. Kemudian mulai putar kepala kita ke kanan dan ke kiri secara bergantian sebanyak 20 hitungan.

4. Memutar pergelangan tangan. Kaitkan jari-jari tangan kanan dan kiri kita. Kemudian putar pergelangan tangan selama 60 detik. Lakukan putaran sebaliknya juga.

5. Memutar bahu. Masih dengan posisi yang sama, jarak kaki selebar bahu. Luruskan lengan ke samping badan. Kemudian putar bahu kita ke dalam dan ke luar sebanyak 20 hitungan.

6. Mengayunkan Torso. Dengan piosisi badan tegak dan kaki selebar bahu, bungkukkan badan ke depan 90 derajat sambil mengayunkan tangan. Lakukan sebanyak 15 kali ke kanan dan ke kiri.

7. Membungkukkan torso. Dengan posisi yang sama kaki selebar bahu, bungkukkan badan ke kanan dan kiri (pastikan lutut tetap lurus) kemudian kembali ke posisi semula. Lakukan selama 40 kali.

8. Memutar pinggang. Letakkan kedua tangan di atas pinggul. Kemudian putar pinggang kita mengikuti arah jam dan arah sebaliknya selama 10 kali.

9. Memutar kaki. Dengan sedikit melebarkan posisi kaki, kemudian ambil posisi berjinjit pada sati kaki. Putar kaki mengikuti arah jam dan sebaliknya sebanyak 10 kali. Lakukan di kedua kaki.

10. Memutar lutut. Kembali ke posisi semula, posisi tangan di atas pinggang. Angkat kaki kanan dengan lutut di tekuk ke depan. Kemudian putar lutut ke kanan dan ke kiri sebanyak 10 kali. Lakukan hal serupa untuk kaki kiri.

11. Latihan otot punggung. Dengan posisi telungkup, angkat tangan dan kaki dengan gerakan naik-turun. Saat menganggat tangan dan kaki biarkan selama 1 detik, kemudian turunkan. Lakukan sebanyak 20 kali.

12. Latihan otot abdominal. Dengan posisi terlentang, angkat kaki setinggi 15 cm di atas lantai. Lalu dengan bergantian angkat kaki kiri dan kanan secara horizontal selama 30 detik. Ambil waktu 5 detik untuk istirahat. Ulangi dengan bergantian angkat kaki kiri dan kanan kemudian ayunkan secara vertikal selama 30 detik.

 

Artikel di kutip dari berbagai sumber media seperti google, blogspot, wiki, web sport, web olahraga, web life style


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =