Pengertian Teori Pers Libertarian

Posted on 13 views

Pengertian teori pers libertarian- Teori pers Libertarian ini berawal dari suatu konsep, yakni liberal dan kebebasan. Liberal yang menjalankan konsep mekanisme pasar dan pemerintah tidak jauh mengintervensi. Konsep liberal inilah yang menjadi cikal bakal adanya teori pers libertarian. Konsep liberal tersebut apabila diterapkan ke dalam pers menjadi sebuah teori pers libertarian. Salah satu tokoh paham liberal yang terkenal yaitu Niccolo Machiavelli. Tahukah kamu apa yang dimaksud teori pers libertarian? Jika kamu belum tahu tentang apa itu teori pers libertarian, berikut ini kami berikan penjelasan arti teori pers libertarian yang meliputi: pengertian teori pers Libertarian, ciri ciri teori pers libertarian, tugas tugas teori pers libertarian dan contoh negara pers libertarian.

Pengertian Teori Pers Libertarian

Teori pers libertarian sering disebut dengan sebutan teori pers bebas. Teori pers libertarian merupakan kebalikan dariteori pers otoritarian. Teori libertarian adalah suatu teori yang menyatakan bahwa pers merupakan sarana untuk penyalurkan hati nurani rakyat dalam memberikan pengawasan dan penentuan sikapnya pada tiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Sebenarnya Teori libeertarian berawal dari pemikiran John Milton dalam abad ke-17, yang menyatakan pendapatnya bahwa insan tentunya memilih nilai-nilai maupun wangsit-ilham paling baik. Dengan begitu teori libertarian dapat diartikan menjadi individu yang mempunyai hak pada menerbitkan apapun yang disukainya atau diinginkannya. Dalam sistem pers libertarian, menyampaikan bahwa tiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah bisa diterima sepenuhnya, bukan juga dianjurkan. Karena sebab itulah, pemerintah nir sanggup memberikan pembatasan pada keluar & masuknya tiap warta di tiap penjuru global. Sehingga para jurnalis & media mempunyai otonomi penuh pada organisasi-organisasi media yg sudah dibentuk olehnya.

Ciri karakteristik teori pers libertarian

Terdapat beberapa ciri-ciri teori pers libertarian, diantaranya yaitu:

  • Dalam mencari berita tidak adanya batas hukum.
  • Dalam penerbitan dan pendistribusian informasi tidak diperlukannya izin.
  • Publikasi yang sifatnya bebas dan penyensoran.
  • Dalam memublikasikan segala hal tidak ada kebijakan.
  • Media dan wartawan mempunyai otonomi penuh dan profesional.
  • Kecaman terhadap partai politik dan pejabat tidak dipidanakan.
  • Sepanjang itu menyangkut opini keyakinan maka publikasi kesalahan dilindungi sama dengan publikasi kebenaran.

Tugas tugas Teori Pers Libertarian

Adapun beberapa tugas teori pers libertarian diantaranya yaitu:

  • Memberikan pelayanan terhadap kehidupan publik.
  • Mencari keuntungan untuk kelangsungan hidupnya.
  • Memberikan hiburan.
  • Memberikan pelayanan kebutuhan ekonomi (iklan).
  • Kontrol sosial yaitu dengna menjaga hak warga negara.

Contoh Negara Pers Libertarian

Berikut ini adalah beberapa negara yang menganut sistem pers libertarian, diantaranya yaitu:

Amerika Serikat, Swedia, Kanada, Inggris, Jerman, Belgia, Belanda, Perancis, Selandia Baru, Australia, Austria, Norwegia, Irlandia, Swiss, Italia, disamping negara barat yg sangat maju juga ada negara jepang. Para wartawan dari poly negara lain jua mendukung serta mempraktekkan konsep ini, namun karena adanya pergeseran politik, maka pers mereka berkecimpung maju mundur antara kebebasan dan pengawasan (pengendalian). Negara-negara yg menggunakan konsep pers beranjak maju mundur yaitu Portugal, Srilangka, Venezuela, Turki, Kolombia, India dan jua Yunani.

Itulah apa yang bisa saya jelaskan tentang Pengertian Teori libertarian. Mudah-mudahan penjelasan yang ada dalam blog temukan pengertian ini bisa dipahami dengan baik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 1 =