Pengertian Proses Produksi, Karakteristik dan Jenis-jenisnya

Posted on 7 views

Pengertian Proses Produksi

Karakteristik Proses Produksi

Berdasarkan Proses Produksi

Berdasarkan Sifat Proses Produksi

Berdasarkan Jangka Waktu Produksi

Faktor Yang Mempengaruhi Proses Produksi

Jenis Jenis Proses Produksi

1. Proses Produksi pendek

2. Proses Produksi Panjang

tiga. Proses Produksi Terus Menerus (Kontinyu)

4. Proses Produksi Intermitten (Berselingan)

Pengertian proses produksi ? Dalam sebuah produksi terdapat yang namanya proses produksi. Nah apa itu proses produksi? Bisakah engkau menjelaskan arti proses produksi? Bagi kamu pastinya terdapat yg sudah tahu tentang apa yang dimaksud dengan proses produksi, tetapi tak jarang pula yang masih belum tahu seperti apakah yg dimaksud dengan proses produksi itu. Untuk itulah pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai pengertian menurut proses produksi. Di sini selain membahas definisi dari proses produksi, pula kami berikan penerangan tentang karakteristik proses produksi, faktor yg menghipnotis proses produksi dan jenis jenis proses produksi. Langsung saja simak penjelasannya berikut adalah.

Pengertian Proses Produksi

1. Pengertian Proses Produksi
2. Karakteristik Proses Produksi
3. Faktor Yang Mempengaruhi Proses Produksi
4. Jenis Jenis Proses Produksi

Proses produksi merupakan aktivitas yg mengkombinasikan faktor-faktor produksi (man, money, material, method) yg ada buat menghasilkan suatu produk, baik berupa barang atau jasa yg dapat diambil nilai lebihnya atau manfaatnya oleh konsumen. Sifat proses produksi adalah memasak, yaitu mengolah bahan standar dan bahan pembantu secara manual menggunakan menggunakan alat-alat, sebagai akibatnya membentuk suatu produk yg nilainya lebih menurut barang semula.

Produk atau barang merupakan output aktivitas produksi yg mempunyai sifat-sifat fisik dan kimia, serta ada jangka ketika antara saat diproduksi dengan waktu produk tadi dikonsumsi atau dipakai. Adapun jasa merupakan output menurut aktivitas produksi yg tidak memiliki sifat-sifat baik fisik maupun kimia serta nir terdapat jangka ketika antara waktu produksi dengan ketika dikonsumsi.

Dalam pengelolaan proses produksi masih ada beberapa karakteristik eksklusif, yaitu karakteristik dilihat dari:

  • Proses produksi langsung yaitu proses produksi yang meliputi produksi primer yaitu produksi alam langsung, misalkan perikanan, pertambangan, dan sebagainya. Produksi sekunder yaitu proses produksi yang memberikan nilai lebih dari barang yang memberikan nilai lebih dari barang yang sudah ada, misalkan kayu untuk membangun rumah, jembatan, dan sebagainya.
  • Produksi tidak langsung, yaitu proses produksi yang hanya memberikan hasil dari keahlian atau produk dalam bentuk jasa, misalkan kesehatan oleh dokter, perbaikan mesin kendaraan oleh montir dan sebagainya.
  • Proses ekstraktif yaitu proses produksi dengan mengambil langsung dari alam.
  • Proses analitik yaitu proses produksi yang berupa kegiatan memisahkan suatu barang menjadi bermacam-macam barang yang hampir menyerupai bentuk aslinya.
  • Proses fabrikasi, yaitu proses mengubah suatu bahan menjadi beberapa bentuk produk baru.
  • Proses sintetik, yaitu proses mengkombinasikan beberapa bahan ke dalam suatu bentuk produk, proses ini sering disebut dengan proses perakitan.
  • Proses produksi terus-menerus, yaitu proses produksi yang menggunakan fasilitas-fasilitas produksi untuk menghasilkan produk yang dilakukan secara terus-menerus tanpa terpengaruh kondisi musim atau cuaca dan waktu. Sifat produknya hanya beberapa jenis dan diproduksi dalam skala besar.
  • Produksi secara terputus-putus, yaitu proses produksi yang kegiatan produksinya berjalan tidak setiap saat, tetapi tergantung beberapa hal, misalkan produksi berdasarkan pesanan, produksi berdasarkan musim tertentu, dan sebagainya.

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi proses produksi diantaranya yaitu menjadi ini dia:

  • Sumber Daya Alam
  • Sumber Daya Manusia
  • Sumber Daya Modal
  • Keahlian

Berikut ini merupakan jenis jenis proses produksi & contohnya:

Proses produksi pendek merupakan proses produksi yang cepat atau langsung membuat barang atau jasa yang sanggup dinikmati oleh konsumen. Contoh produksi pendek yaitu prodduksi makanan misalnya bakwan, pisang goreng, singkong goreng & yg lainnya.

Proses produksi panjang yaitu proses produksi yang memakan ketika yg usang. Contoh proses produksi panjang yaitu produksi membuat rumah & menanam padi.

Proses produksi terus menerus atau kontinyu adalah proses produksi yang melakukan pengolahan bahan-bahan secara berurutan dengan beberapa tahapan pada pengerjaan hingga sebagai sebuah barang jadi. Jadi bahan terseebut melalui termin-tahap berdasarkan proses mesin yg secara terus-menertus buat sebagai sebuah barang jadi. Contoh proses produksi terus menerus yaitu proses produksi kertas, karet, gula dan yang lainnya.

Proses produksi Intermitten/ Berselingan yaitu proses produksi yg melakukan pengolahan bahan-bahan melalui cara menggabungkan sebagai barang jadi. Contohnya proses produksi mobil, pada mana bagian-bagian kendaraan beroda empat dibentuk secara terpisah, mulai menurut setir, kerangka, mesin, ban & yang lainnya. Sesudah seluruh bagian berdasarkan kendaraan beroda empat sudah lengkap, maka selanjutnya bagian-bagian kendaraan beroda empat tadi digabungkan sebagai satu jadilah mobil.

Demikian yg dapat kami jelaskan tentang apa pengertian proses produksi bersama menggunakan ciri, faktor yang mensugesti dan jenis-jenis proses produksi. Semoga penerangan dalam blog temukan pengertian ini dapat berguna.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =