Pengertian pestisida

Posted on 29 views

Pengertian pestisida – pestisida adalah/ pestisida yaitu/ pestisida merupakan/ yang dimaksud pestisida/ arti pestisida/ definisi pestisida.

pestisida adalah

Biosida atau disebut pestisida adalah nama umum bahan kimia yang digunakan untuk membasmi hama atau untuk mengatur populasi organisme penyebab penyakit, terutama paa tumbuhan. Berdasarkan objek sasaran yang ditargetkan, pestisida antara lain meliputi:

– Insektissida

– Akarisida

– Nematisida

– Rodentisida

– Fungisida

– Herbisida

Awal pertumbuhan 10 hari pertama:

– Pestisida nabati lima cc

– Pupuk daurn 10 cc

– Zat perangsang tumbuh dua cc

– Fungisida botani 5 cc

– Air 1 liter

Setelah tumbuh:

– Pestisida nabati 10 cc

– Pupuk daun 10 cc

– Zat perangsang tubuh dua cc

– Fungisida nabati 10 cc

– Air 1 leter

1. Pestisida organik non-EM

Alat:

– Ember plastik

– Tutup ember

– Penumbuk

– Saringan

– Botol pengemas

Bahan:

– Tembakau ranjangan ? Kg

– Air 2 liter

– Kapur barus 4 buah dihaluskan

– Air cucian beras secukupnya.

Cara pembuatan:

– Tembakau direndam pada 2 liter air selama 2 hari.

– Campurkan kapur barus halus.

– Setiap 2 sdm rendaman tembakau & kapur harus dicampur menggunakan air cucian beras satu liter.

Cara penggunaan:

Semprotkan adonan tersebut dalam flora yang terjangkit hama.

Dua. Fungisida nabati menggunakan teknologi EM

Alat:

– Pisau/ perajang

– Ember plastik

– Tutup ember

– Penumbuk blender

– Saringan

– Botol pengemas

Bahan:

– Kunyit 1 kg

– Jahe 1 kg

– Lengkuas 1 kg

– EM-4 100 cc

– Molase 100 cc

– Air lima liter

Cara membuat:

– Buatlah starter berdasarkan 5 liter air lebih kurang 100 cc EM-4, 100 cc molase, pisahkan miinimal dua jam & aporisma 2 hari.

– Kunyit, jahe & lengkuas dirajang & ditumbuk halus.

– Campur starter dengan ramuan yg sudah ditumbuk, aduk rata & tutup kedap dalam ember plastik.

– Keesokan harinya, larutan disaring dan hasil saringannya siap digunakan atau dikemas dalam botol.

– Larutan yg dikemas pada botol bisa disimpan dan tahan hingga skitar tiga bulan.

Catatan:

– Air yang digunakan merupakan air sumur, air hujan, atau sungai yg tidak terkotori limbah bahan kimia dan jangan memakai air ledenga.

– Jika molase diganti dengan air kelapa, pilih kelapa hijau menggunakan takaran dua kali lipat molase (tetes) atau air gula. Misalnya diperlukan tetes air guala sebesar 100 cc, maka bila diganti menggunakan air kelapa hijau banyaknya 200 cc.

– Air gula dibentuk berdasarkan 1 kg gula aren ditambah 3 liter air, direbus sampai larut & didinginkan.

3. Pestisida botani dengan teknologi EM

Alat:

– Pisau/ perajang

– Ember plastik

– Tutup ember

– Penumbuk/ blender

– Saringan

– Botol pengemas

Bahan:

– EM -4 dua liter

– Molase 1 liter

– Air 4 liter

– Air susu sapi atau larutan susu 1 liter

– Cuka 97 % 0,lima liter

– Alkohol 97 % 0,5 liter

– Air leri (cucian beras pertama) 1 liter (1 kg beras lebih kurang 1,25 liter air diambil airnya)

– Rempah-rempah (kunyit, jahe, kencur, temulawak, temu ireng, lengkuas, dan lain-lain) masing-masing 0,125 kg.

Cara pembuatan:

– Buat starter berdasarkan dua liter EM-4 dicampur 1 liter molase diaduk dalam ember plastik, ditutup rapat selama minimum 2 jam, & maksimum 2 hari.

– Semua bahan rempah-rempah & daun-daunan dirajang halus, ditumbuk, lalu diletakkan pada ember plastik. Tambahkan ke dalam ember tersebut 4 liter air mendidih, diaduk kemudian pada sisihkan sampai dingin. Setelah dingin saringlah adonan air rempah-rempah dan daun-daun tersebut (sebagai sari rempah-rempah).

– Campurlah seluruh bahan: air susu, cuka, alkohol, air leri, & air sari rempah-rempah kocok dan tutup kedap. Diamkan selama tiga hari.

– Lakukan pengadukan terhadap larutan tersebut setiap hari selama 0,5 menit padda hari ke-4 sampai menggunakan hari ke -18.

– Diamkan larutan tadi selama hari ke-19 sampai dengan hari ke-21 (jangan disentuh).

– Hari ke-22 saringlah larutan tersebut sehabis disaring, larutan siap digunakan atau dikemas pada botol.

– Larutan yang dikemas dalam botol dapat disimpan dan tahan sampai sekitar 7  bulan.

Catatan:

– Resep ini usahakan dipakai pada sore hari (pukul 16:00 atau 17:00).

– Jika terdapat sisa bisa dipakai lagi hingga jangka ketika satu minggu dengan disimpan di loka yg nir terkena sinar matahari secara eksklusif.

– Pengendali hama ini lebih efektif apabila digunakan buat 3 kali pemakaian.

Deikian penjelasan yang saya bagikan tentang apa yang dimaksud pestisida , semoga penjelasan yang saya bagikan bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 11 =