Pengertian Konsolidasi, Proses, Ciri-ciri, Contoh, & Alasannya

Posted on 7 views

Pengertian Konsolidasi

Pengertian Konsolidasi Menurut Para Ahli

1. Pengertian Konsolidasi Menurut Aliminsyah

2. Pengertian Konsolidasi Menurut Rudi Prasetya

Proses Konsolidasi

(Perusahaan X Perusahaan Y = Perusahaan Z)

Ciri karakteristik Konsolidasi

1. Status Perusahaan

dua. Rancangan Konsep

3. Aktiva & Pasiva

Contoh Perusahaan Konsolidasi

Alasan Melakukan Konsolidasi

1. Masalah Kesehatan

dua. Masalah Manajemen

3. Masalah Permodalan

4. Ingin Menguasai Pasar

lima. Teknologi dan Administrasi

Kelebihan dan kekurangan konsolidasi

1. Kelebihan Konsolidasi

dua. Kekurangan Konsolidasi

Pengertian Konsolidasi – Salah satu taktik dalam global korporasi yaitu konsolidasi, merger & akuisisi. Secara garis besarnya tujuan menurut strategi-taktik tersebut yaitu buat mencapai pertumbuhan yang lebih cepat, memperkuat struktur, difersivikasi produk, sinergi antar entitas dan meingkatkan market share. Terkadang pengertian ketiga istilah antara konsolidasi, merger & akuisisi sering tertukar karena kata tadi hampir seperti dan kita kurang memahaminya. Untuk itulah pada pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai pengertian konsolidasi, buat yang merger dan akuisisi sanggup baca di artikel yg berjudul pengertian merger dan pengertian akuisisi. Bagi kamu yang belum memahami apa itu konsolidasi. Berikut ini saya berikan definisi konsolidasi agar engkau bisa lebih paham tentang apa yang dimaksud konsolidasi. Pembahasan ini mencakup pengertian konsolidasi, pengertian konsolidasi dari para pakar, proses konsolidasi, ciri-ciri konsolidasi, contoh perusahaan konsolidasi, alasan melakukan konsolidasi, kelebihan dan kekurangan konsolidasi.

Pengertian Konsolidasi

1. Pengertian Konsolidasi
2. Pengertian Konsolidasi Menurut Para Ahli
2.1 Pengertian Konsolidasi Menurut Aliminsyah
2.2 Pengertian Konsolidasi Menurut Rudi Prasetya
3. Proses Konsolidasi
4. Ciri karakteristik Konsolidasi
5. Contoh Perusahaan Konsolidasi
6. Alasan Melakukan Konsolidasi
7. Kelebihan dan Kekurangan Konsolidasi
7.1 Kelebihan Konsolidasi
7.2 Kekurangan Konsolidasi

Konsolidasi adalah penggabungan bisnis menurut 2 perusahaan atau lebih dimana dalam meneruskan kegiatan bisnis adonan tadi dibentuk perusahaan baru & seluruh perusahaan yang bergabung menghentikan kegiatannya.

Pengertian Konsolidasi dapat jua dairtikan sebagai suatu campuran antara dua perusahaan menjadi satu perusahaan yg mempunyai nama baru. Konsolidasi pada umumnya akan membuat perusahaan baru dengan melakukan pengambilan alih aset, hak dan kewajiban yang dimiliki oleh ke 2 perusahaan yg telah bergabung tadi. Konsolidasi ini lebih banyak ditujukan pada kebutuhan usaha, menggunakan adanya konsolidasi maka dibutuhkan dua perusahaan yang sudah bergabung memperoleh keuntungan yang besar melalui perusahaan yg baru.

Berikut ini merupakan beberapa pengertian konsolidasi berdasarkan para pakar:

Konsolidasi merupakan penggabungan bisnis antara dua perusahaan atau lebih dimana buat meneruskan kegiatan usaha gabungan, dibentuklah perusahaan baru & seluruh perusahaan yang sudah bergabung menghentikan kegiatannya.

Konsolidasi adalah adanya 2 PT atau lebih yg menggabungkan diri menjadi satu PT. Semau PT yang pernah ada bubar dan meleburkan diri menjadi satu PT.

Berikut ini adalah skema proses konsolidasi:

Sebagai contoh proses konsolidasi yaitu Bank Mandiri sebagai konsolidasi lantaran mulanya Bank berdikari bermula berdasarkan berdasarkan aneka macam perusahaan yg kemudian manunggal & menciptakan nama perusahaan baru.

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri konsolidasi dilihat dari berbagai aspek seperti status perusahaan, rancangan & konsep, serta aktiva & pasiva.

Perusahaan telah meleburkan diri bubar tanpa adanya likuidasi. Status perusahaan yang baru hasil dari peleburan harus mempunyai status badan hukum yang baru dari menkumham.

Rancangan konsolidasi dan konsep akta konsolidasi harus mendapat persetujuan dari pihak RUPS di tiap-tiap perseroan. Konsep akta konsolidasi yang telah mendapatkan persetujuan RUPS dituliskan dalam akta konsolidasi yang dibuat di hadapan notaris.

Aktiva dan pasiva dari perusahaan yang telah meleburkan diri akan beralih ke dalam perusahaan baru hasil dari konsolidasi berdasarkan titel umum.

Contoh perusahaan yang melakukan konsolidasi di indonesia yaitu:

  • PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) dan PT Smart Telecom (Smart) menjadi SmartFren.
  • Bank Bapindo.
  • BBD (Bank Bumi Daya).
  • Bank Exim Menjadi Bank Mandiri.
  • Bank Dagang Negara.

Dalam memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan lain bukanlah suatu perkara yang mudah. Sebab keputuasan untuk bergabung itu diambil karena adanya alasan yang kuat agar maksud dan tujuan bisa tercapai. Berikut ini adalah beberapa alasan perusahaan melakukan konsolidasi.

Masalah kesehatan perusahaan, misalnya jika sebuah bank telah dinyatakan tidak sehat oleh Bank Indonesia setelah melewati beberapa kali peerbaikan, maka bank tersebut sebaiknya melakukan penggabungan dengan bank yang sehat. Apabila bank yang digabungkan sama-sama tidak sehat kondisinya maka sebaiknya melakukan pilihan penggabungan konsolidasi atau diakuisisi oleh bank yang lebih sehat.

Keadaan Manajemen suatu perusahaan misalnya bank yang kurang profesional atau semprawut, membuat perusahaan terus mengalami kerugian dan sulit berkembang. Sebaiknya jenis bank seprti ini melakukan penggabungan usaha atau peleburan usaha dengan bank yang manajemennya lebih profesional dan berkualitas.

Jika suatu perusahaan misalnya bank dirasakan kecil sehingga sangat sulit untuk memperluas usahanya, maka bank tersebut bisa bergabung dengan satu atau beberapa bank sehingga mempunyai modal yang besar.

Tujuan ingin menguasai pasar biasanya hanya diketahui oleh mereka yang ingin ikut bergabung dan tidak diumumkan secara jelas kepada pihak luar. Dengan melakukan penggabungan beberapa bank, maka jumlah cabang maupun nasabah akan semakin meningkat. Hal tersebut juga bertujuan untuk menghilangkan pesaing yang ada.

Dalam kemajuan teknologi yang berkembang pesat, maka suatu perusahaan misalnya bank memerlukan teknologi yang canggih dalam mengola data dan administrasi. Untuk bisa menggunakan teknologi yang canggih tentunya dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Maka jalan keluar yang bisa dipilih salah satunya dengan melakukan penggabungan dengan bank yang telah mempunyai teknologi yang canggih. Untuk itu bank yang masih kurang teratur dalam hal administrasi karena belum tersedianya teknologi yang memadai bisa melakukan penggabungan ke bank yang administrasinya lebih baik, agar kedepannya bisa menjadi lebih baik.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari konsolidasi.

Kelebihan dari konsolidasi yaitu sebagai berikut:

  • Perusahaan yang melakukan konsolidasi akan mempunyai kekuatan lebih besar dalam menghadapi persaingan dengan perusahaan yang lainnya, hal itu dikarenakan biasanya proses konsolidasi dilakukan lebih dari 2 perusahaan yang melebur menjadi satu.
  • Dengan melakukan konsolidasi, perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dalam hal modal tidak harus dilikuidasi, namun tetap masih dapat bertahan walaupun dengan perubahan yang baru.

Berikut ini adalah beberapa kekurangan konsolidasi:

  • Dengan melakukan konsolidasi perusahaan yang lama akan hilang hal itu dikarenakan melebur menjadi satu.
  • Untuk mengenalkan perusahaan hasil konsolidasi (perusahaan baru) kepada masyarakat memerlukan waktu yang cukup lama.

Demikian penjelasan dari kami tentang Pengertian Konsolidasi. Semoga penjelasan yang terdapat dalam blog temukan pengertian ini dapat memberikan manfaat untuk anda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven − 6 =