Pengertian Keseimbangan lingkungan

Posted on 2 views

Pengertian Keseimbangan lingkungan – Keseimbangan lingkungan adalah/ Keseimbangan lingkungan yaitu/ Keseimbangan lingkungan merupakan/ yang dimaksud Keseimbangan lingkungan/ arti Keseimbangan lingkungan/ definisi Keseimbangan lingkungan.

Keseimbangan lingkungan adalah

Kehidupan yang ada di muka bumi ini sebenarnya merupakan suatu sistem ekologis. Sebagai suatu sistem, semua komponen penyusunnya seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan akan saling memengaruhi komponen yang lainnya. Sistem ekologis adalah berfungsinya perpindahan energi dan daur biogeokimia pada suatu ekosistem. Berpindahnya energi disertai dengan perpindahan zat dari air, tanah, dan udara ke organisme, lalu kembali ke air , tanah, dan udara lagi. Lingkungan yang dapat menjamin kelangsungan sistem ekologi tersebut dinamakan lingkungan yang seimbang. Keseimbangan lingkungan yang dimaksud dapat terjadi jika faktor biotik dalam rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan berada dalam koposisi seimbang. Kondisi lingkungan semacam itu yang akan menjamin terbentuknya ekosistem yang sehat.

Dalam keadaan normal, lingkungan menciptakan suatu ekuilibrium yg diklaim ekuilibrium dinamis (dynamic equilibrium). Dalam syarat ekuilibrium ini, komponen ?Komponen tadi terdiri atas koponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik terdiri atas makhluk hayati seperti insan, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Sedangkan lingkungan abiotik terdiri atas benda-benda nir hidup, misalnya tanah, air, udara, kelembapan, & suhu atau temperatur. Lingkungan abiotik adalah faktor penting yg mendukung kehidupan. Lingkungan dikatakan seimbang bila memiliki karakteristik-ciri berikut.

– Lingkungan yang di dalamnya masih ada pola-pola hubungan, mencakup arus tenaga, daur materi, rantai kuliner, jaring-jaring kuliner, piramida ekologi, siklus biogeokimia, & produktivitas. Melalui pola-pola interaksi tersebut, pertumbuhan dan perkembangan organisme berlangsung secara alami sehingga nir ada organisme yang dominan terhadap organisme lainnya.

– Lingkungan yang homeostatis, yaitu lingkungan yang sanggup mempertahankan kondisinya terhadap gangguan alam, baik gangguan secara alami juga buatan.

– Lingkungan yg memiliki daya dukung lingkungan, yaitu lingkungan yg mampu mendukung seluruh kehidupan organisme, lantaran pada lingkungan terdapat berbagai sumber daya alam (biologi dan nonhayati).

– Terbentuknya lingkungan yang klimaks, yaitu lingkungan yg banyak ditumbuhi pohon-pohon (terbentuknya hutan).

Contoh lingkungan yang seimbang adalah hutan. Di dalam ekosistem hutan yang masih alami, terdapat pohon-pohon atau tumbuhan lain yang berperan sebagai produsen.  Sebagai produsen, tumbuhan merupakan penghasil makanan (energi) dan oksigen, karena mampu melakukan fotosintesiss. Fotosintesis menghasilkan karbohidrat sebagai sumber energi bagi konsumennya, termasuk manusia. Tumbuhan juga mempunyai fungsi sebagai tempat berlindung atau tempat tinggal bagi berbagai jenis hewan. Selain untuk mekan, sumber daya hutan juga dimanfaatkan manusia untuk memenuhi keperluan lainnya, seperti aneka jenis kayu dan rotan yang digunakan untuk bahan bangunan dan peralatan rumah tangga.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan tentang Pengertian keseimbangan lingkungan , semoga bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × four =