Pengertian Fungsi Ciri ciri Sel Darah Merah dan Strukturnya

Posted on 4 views

Pengertian Sel Darah Merah

Fungsi Sel Darah Merah

Hb (Hemoglobin) + O2 (Oksigen) > HbO2 (Oksihemoglobin)

Ciri-karakteristik Sel Darah Merah

Struktur Sel Darah Merah

Proses Terbentuknya Sel Darah Merah

Akibat Kelebihan dan Kekurangan Sel Darah Merah

Pengertian fungsi ciri karakteristik sel darah merah – Sel-sel darah pada insan terdiri dari beberapa sel darah diantaranya yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit). Dalam pembahasan kali ini yg akan kami bahas adalah misalnya apa itu sel darah merah. Untuk sel darah putih dan keping darah akan kami bahas pada lain saat. Sudah tahukah kamu menggunakan apa yg dimaksud dengan sel darah merah? Seperti apakah sel darah merah itu? Bagi kamu yang belum tahu engkau mampu menyimak pembahasan mengenai definisi sel darah merah pada sini. Selain membahas mengenai arti sel darah merah atau pengertian sel darah merah di sini pula kami berikan penjelasan tentang fungsi sel darah merah, karakteristik-karakteristik sel darah merah, struktur sel darah merah, proses terbentuknya sel darah merah dan dampak kelebihan dan kekurangan sel darah merah.

Pengertian Fungsi Ciri ciri Sel Darah Merah

1. Pengertian Sel Darah Merah
2. Fungsi Sel Darah Merah
3. Ciri-karakteristik Sel Darah Merah
4. Struktur Sel Darah Merah
5. Proses Terbentuknya Sel Darah Merah
6. Akibat Kelebihan dan Kekurangan Sel Darah Merah

Sel darah merah diklaim menjadi eritrosit. Kata eritrosit awalnya dari bahasa Yunani yaitu erythos yang berarti merah dan kytos yang berarti merah. Sel darah merah adalah sel darah yg jumlahnya paling banyak dalam tubuh kita yang membawa oksigen & zat-zat lain dimana sel darah merah adalah sel-sel mikroskopis & tidak mempunyai inti sel. Sel darah merah memiliki bentuk yang bulat pipih, pada bagian tengahnya cekung (bikongkaf) dan nir berinti. Sel darah merah berwarna merah hal itu dikarenakan di dalamnya mengandung hemoglobin. Hemoglobin merupakan suatu senyawa protein yang mengandung zat besi.

Apa fungsi menurut sel darah merah? Fungsi primer sel darah merah merupakan untuk mengikat oksigen & karbon dioksida. Bagian sel darah merah yg berperan penting dalam mengikat oksigen yaitu hemoglobin. Proses pengikatan oksigen oleh hemoglobin dalam paru-paru mampu diikhtisarkan sebagai berikut ini:

Fungsi sel darah merah atau eritrosit yg lain antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh: sesudah dibentuk oleh sumsum merah tulang, selanjutnya sel darah merah menyebar ke semua jaringan-jaringan tubuh dengan membawa oksigen dari paru-paru kemudian mengedarkannya dan membawanya kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.
  • Untuk menentukan golongan darah: Jenis golongan darah bisa ditentukan berdasarkan ada tidaknya antigen aglutinogen pada sel darah merah. Golongan sel darah merah diantaranya yaitu A, B, AB, dan O.
  • Sebagai antibodi (menjaga sistem kekebalan tubuh): Sistem kekebalan tubuh bisa terjadi dikarenakan adanya peran penting hemoglobin yang menangkal patogen atau bakteri lewat proses lisis dengan mengeluarkan radikal bebas yang bisa menghancurkan dinding dan membran sel patogen serta membunuh bakteri.
  • Pelebaran pembuluh darah: pelebaran pembuluh darah bisa terjadi dikarenakan sel darah merah melepaskan senyawa disebut S-Nithrosothiol yang dilepaskan ketika hemoglobin mengalami terdeogsigenerasi sehingga dapat melebarkan pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah menuju ke seluruh tubuh khususnya pada bagian yang kekurangan darah.

Ciri-karakteristik sel darah merah yaitu? Karakteristik-ciri yg dimiliki sel darah merah adalah menjadi ini dia:

  • Sel darah merah berbentuk bulat pipih yang pada bagian tengahnya cekung/ bikongkaf.
  • Sel darah merah berwarna merah dikarenakan mengandung hemoglobin.
  • Sel darah merah tidak mempunyai inti sel.
  • Sel darah merah berjumlah antar 4-5 juta sel/mm3 darah.
  • Diameter sel darah merah 7-8 um dan ketebalannya 1-2 um.
  • Umur sel darah merah kurang lebih 120 hari.
  • Sel darah merah bersifat elastic.

Struktur sel darah merah dalam insan yaitu tidak memiliki inti dan berbentuk lempeng bikonkaf dengan garis tengah sekitar 7-8 mikrometer menggunakan ketebalan 2,5 mikrometer, sedangkanpada bagian yang sangat tebel kurang lebih 1 mikrometer pada bagian tengahnya. Sel darah merah bentuknya mampu berubah-ubah dalam saat melalui kapiler, namun perubahan bentuk tersebut tidak membuat sel mengalami ruptur. Hal itu karena dlam kondisi normal, sel darah merah mempunyai kelebihan membran sel buat menampung zat pada dalamnya menjadikannya nir akan meregangkan membran secara hebat.

Dalam sel darah merah masih ada hemoglobin, substansi hemoglobin tersebut yg menciptakan warna dalam darah sebagai merah. Jumlah homogen-rata sel darah merah setiap orang yaitu antara 90-95 mikrometer kubik. Jumlah sel darah merah sangat dipengaruhi sang jenis kelamin dan dataran loka tinggal seseorang. Rata-homogen sel darah merah dalam pria normal per mikrometer kubik merupakan lima.200.00 (sekitar 300.000) & dalam wanita normal 4.700.000 (lebih kurang 300.000). Seseorang yg tempat tinggalnya berada pada dataran tinggi memiliki jumlah sel darah merah yg lebih akbar dibanding seseorang yang loka tinggalnya di dataran rendah.

Jelaskan proses pembentukan sel darah merah? Proses pembentukan sel darah merah yaitu dibuat pada sumsum merah tulang pipih. Kemudian, darah beredar ke seluruh bagian tubuh lewat pembuluh darah. Umur dari sel darah merah sekitar sekitar 120 hari. Jika sel darah merah sudah tua maka akan dibongkar pada hati dan limpa diemoglobin diubah sebagai zat rona empedu atau bilirubin yang selanjutnya ditampung dalam kantong empedu. Fungsi menurut bilirubin yaitu buat memberikan rona dalam fases. Zat besi yang terdapat pada hemoglobin selanjutnya dilepas & digunakan pada membangun sel darah merah baru.

Berdasarkan berdasarkan tahapan-tahapannya proses terbentuknya sel darah merah adalah menjadi berikut:

  • Darah diproduksi atau terbentuk dalam sumsum meerah tulang pipih.
  • Sumsum merah tulang pipih setiap detik membentuk sekitar 2 juta sel.
  • Sel-sel yang sudah diproduksi sumsum merah tulang pipih dan dikeluarkan disebut retikulosit. Retikulosit mempunyai kurang lebih 1% dari sirkulasi darah.
  • Sel-sel yang mulai matang selanjutnya akan mengalami perubahan pada selaput plasmanya, sehingga fagosit bisa mengetahui sel-sel yang sudah tua yang akan menghasilkan fagositosis.
  • Hemoglobin diubah menjadi zat warna empedu atau bilirubin yang selanjutnya ditampung pada kantong empedu.

Apa saja dampak kelebihan dan kekurangan sel darah merah? Penyakit dampak kekurangan dan kelebihan sel darah merah yaitu:

  • Jika pada tubuh kelebihan sel darah merah maka bisa terjadi penggumpalan darah dan kerusakan oksigen.
  • Jika kekurangan sel darah merah pada tubuh maka bisa menyebabkan penyakit sumsum tulang, anemia defisiensi vitamin, anemia sel sabit, anemia hemolitik, dan anemia aplastik.

Demikian penjelasan yang bisa kami tuliskan tentang pengertian fungsi karakteristik ciri sel darah merah. Semoga penjelasan dalam blog temukan pengertian ini sanggup memberikan manfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − thirteen =