Pengertian Animisme

Posted on 13 views

Pengertian Animisme

Pengertian animisme – Dalam pelajaran sejarah ada yg namanya kata animisme dan dinamisme? Apakah animisme itu? Dan apakah dinamisme itu? Di sini kami akan mengulas tentang apa itu animisme? Sedangkan buat yang dinamisme akan kami ulas pada artikel selanjutnya. Bagi kamu yang belum memahami misalnya apa yg dimaksud animisme, bisa menyimak penerangan yg kami tulis pada sini yaitu tentang apa yang dimaksud dengan animisme. Penjelasan pada sini kami maksudkan supaya yg belum memahami definisi berdasarkan animisme bisa tahu arti dari animisme. Oke langsung saja silahkan di simak penjelasannya sebagai berikut ini.

Pengertian Animisme

Pengertian Animisme

Kata animisme itu dari menurut bahasa latin yaitu anima yg ialah roh. Animisme yaitu suatu agama bahwa segala sesuatu yg ada pada bumi baik itu hayati maupun mangkat memiliki roh. Atau pengertian animisme merupakan sebuah agama bahwa roh (jiwa) itu nir hanya terdapat pada makhluk hayati saja, tetapi jua masih ada pada benda-benda eksklusif. Kepercayaan animisme mempercayai bahwa setiap benda yg terdapat di bumi ini (seperti kawasan eksklusif, gua, sungai, bahari, gunung, pohon & batu besar ) mempunyai jiwa atu roh yang harus dihormati agar nir mengganggu manusia, tetapi justru membantu manusia. Para penganut animisme biasa melakukan penghormatan terhadap roh dengan cara melakukan pemujaan atau menaruh sesaji/ sesajen.

Jika manusia meninggal maka rohnya meninggalkan jasadnya buat selama-lamanya. Roh yg meninggalkan jasadnya buat selamanya itu diklaim menggunakan arwah. Menurut agama arwah tersebut terus hayati di negeri arwah serupa dengan hayati insan. Tetapi ada juga dalam agama ini yg menganggap roh-roh orang yg telah tewas dapat masuk ke tubuh fauna. Mereka pula dipercaya bisa berdiam di pada kubur sehingga mereka ditakuti. Masyarakat juga terdapat yang mempercayai bila arwah orang-orang terkemuka seperti nenek moyang & kepala suku dipercaya kudus. Lantaran itulah, arwah orang-orang terkemuka itu dihormati. Dengan begitu, timbullah agama yang memuja arwah nenek moyang yg dianggap menggunakan animisme. Dikarenakan arwah itu tinggalnya di global arwah atau dianggap kahyangan yang terletak pada atas gunung maka dalam zaman megalithikum loka pemujaan dibangun di atas bukit atau gunung. Budaya seperti ini terus berlanjut sampai ke masa Hindu-Budha dan Islam.

Demikianlah sedikit penjelasan yg bisa kami berikan tentang pengertian animisme. Semoga apa yang sudah kami jelaskan dalam blog temukan pengertian ini bisa menaruh manfaat buat anda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − four =