Pengertian Adaptasi dan Macam macam Adaptasi

Posted on 17 views

Pengertian adaptasi dan macam macam adaptasi – Tahukah kamu apa yang dimaksud adaptasi? Adaptasi yaitu penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya.  Lingkungan makhlukk hidup bisa berubah-ubah untuk itu makhluk hidup harus beradaptasi agar bisa mempertahankan kehidupannya. Seringkali proses adaptasi tidak bisa diamati sebab berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Tetapi yang bisa diamati yaitu hasil adaptasi. Hasil dari adaptasi yaitu perubahan yang terjadi pada makhluk hidup. Menurut hasil perubahan, adaptasi bisa dikelompokan menjadi: adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku.

Pengertian Adaptasi dan Macam macam Adaptasi

Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi yaitu: penyesuaian struktur organ tubuh  atau bentuk mekhluk hidup pada lingkungannya.

Ciri-ciri adaptasi morfologi pada hewan yaitu:

  • ukuran tubuh,
  • warna tubuh,
  • bentuk kaki dan alat gerak yang lain,
  • susunan gigi,
  • bentuk paruh,
  • alat pencernaan makanan.

Ciri-ciri adaptasi morfologi pada tumbuhan yaitu:

  • bentuk dan ukuran daun
  • struktur jaringan daun,
  • struktur dan bentuk batang,
  • bentuk akar,
  • bentuk alat perkembangbiakan.

Di bawah ini merupakan penerangan berdasarkan bentuk adaptasi morfologi yg terjadi dalam beberapa makhlu hidup.

1. Tumbuhan Eceng Gondok dan Teratai

Enceng gondok & teratai adalah tanaman yg hidupnya pada air. Kedua flora tadi memiliki daun tipis dan lebar. Enceng gondok mampu terapung di peermukaan air. Enceng gondok bisa terapung pada ari sebab memiliki tankai daun yang menggembung yg berisi udara. Rongga udara tadi selain buat pengapungan jua mempunyai fungsi untuk pertukaran gas & buat bernapas. Jika flora teratai memiliki akar yg inheren pada dasar perairan, dan daunnya mengapung pada permukaan air. Tangkai daunnya berongga.

2. Tumbuhan Kaktus

Kaktus adalah flora yang hidupnya di daerah yang kurang air. Lantaran itulah bentuk adaptasi yg terjadi pada katus nir sama dengan enceng gonsok & teratai. Kaktus mempunyai sistem akar yg tumbuh menyebar dan panjang sehingga mampu menyerap air. Batang kaktus dapat berfungsi buat menyimpan air dan bentuk daun yg berduri berfungsi buat mengurangi penguapan agar lebih ekonomis air.

Tiga. Paruh Burung

Paruh burung bentuknya bermacam-macam tergantung dari cara hidupnya dan jenis makanannya. Sebagai model pada burung elang paruhnya besar , kuat serta runcing pada bagian ujungnya berfungsi buat merobek daging yang dimakannya.

Bentuk paruh bebek lebar & pipih. Dengan bentuk paruh yang misalnya itu maka dapat dengan mudah buat menjaring makanan yang terdapat di air. Contoh yang lain, paruh burung abang tua, bentuknya pendek, melengkung namun kuat. Paruh dengan bentuk misalnya ini sinkron dengan apa yang dimakannya yaitu buat memecah biji-bijian yg akan dimakan.

4. Kaki Burung

Ada bermacam-macam bentuk kaki gerombolan burung, bentuknya tergantung menurut cara hidupnya. Contohnya: Itik mempunyai selaput yang menghubungkan kaki menggunakan jari-jarinya. Bentuk kaki dengan selaput seperti inilah yg sinkron menggunakan lingkungan hidupnya yang terdapat pada air. Fungsi kaki berselaput dalam itik yaitu agar lebih mudah buat berenang & berjalan pada tanah yg terdapat lumpurnya.

Contoh yang lain yaitu burung pelatuk, kakinya mempunyai 4 jari. 2 jari kaki menghadap ke arah depan dan 2 jari yang lain menghadap ke arah belakang. Kaki dengan bentuk misalnya inilah yg dapat membuat burung pelatuk sanggup memanjat pohon dengan tegak lurus dan cepat.

5. Mulut Serangga

Ada bermacam-macam bentuk verbal serangga. Bentuk-bentuk mulut serangga tersebut adalah hasil dari adaptasi dalam jenis kuliner yg dimakan serangga. Serangga yg penghisap nir mempunyai rahang namun memiliki indera hisap. Menurut jenis makanannya.Lisan serangga dikelompokan menjadi 4 tipe yaitu:

  • Mulut penghisap contohnya: kupu-kupu
  • Mulut penusuk penghisap, contohnya: nyamuk
  • Mlulut penjilat contohnya: lalat
  • Mulut  pengigit pengunyah, contohnya belalang

Dari beberapa bentuk adaptasi morfologi tadi terdapat bentuk lain. Contohnya, hewan-hewan yg hidupnya terdapat pada daerah dingin memiliki bulu tebal yg kegunaannya bisa melindungi tubuh berdasarkan dinginnya suhu udara di lingkungannya. Bentuk gigi kucing nir sama menggunakan gigi kambing lantaran makanan yang mereka makan tidak sama kucing makan daging dan kambing makan tanaman .

Adaptasi Fisiologi

Dalam tubuh makhluk hayati proses fisiologi disesuaikan menggunakan lingkungannya. Kemampuan makhluk hayati dalam beradaptasi itu adalah hasil perubahan sedikit-demi sedikit pada waktu yg usang. Proses penyesuaian diri juga sanggup berlangsung menggunakan cepat. Di bawah ini merupakan beberapa contoh adaptasi fisiologi makhluk hayati yg terjadi.

1. Penyesuaian terhadap Kadar Oksigen

Apabila orang yg terbiasa hayati pada pantai pindah ke daerah pegunungan tinggi (contohnya ketinggian lebih dari 2000 meter di atas bagian atas bahari), maka perubahan fisiologi di tubuh tadi akan terjadi. Awalnya pernapasan sebagai lebih cepat yg adalah upaya tubuh dalam mencukupi kebutuhan oksigen. Hal itu karena kadar oksigen yg ada pada udara pegunungan lebih rendah dibanding menggunakan kadar oksigen yg terdapat di wilayah pantai. Dalam kurun waktu yg lama , kondisi seperti ini akan teratasi dengan semakin meningkatnya jumlah buah sel eritrosit/ darah merah yg ada pada tubuh. Eritrosit adalah bagian darah yang berfungsi buat mengangkut oksigen.

Dua. Penyesuaian terhadap Intensitas Cahaya

Jika kita terdapat di ruangan yang gelap, maka pupil mata akan terbuka lebih lebar. Dan sebaliknya jika kita ada di ruang yg terlihat terang, maka pupil mata akan sebagai sempit. Upaya pelebaran atau penyempitan mata merupakan adaptasi mata buat mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Sinar yg intensitasnya atau kekuatannya tinggi mampu mengganggu bahkan menghambat sistem kerja mata. Begitu kebalikannya, jika sinar yang masuk kurang atau terlalu lembah, maka mata sulit buat bisa melihat. Dalam proses melihat melibatkan beberapa proses fisiologi. Maksudnya, upaya mata kita mengatur seberapa akbar sinar yang masuk lewat pupil adalah proses adaptasi fisiologi. Bentuk adaptasi sepeerti ini merupakan contoh adaptasi yang bersifat reveksibel.

Tiga. Penyesuaian terhadap Kadar Garam

Ikan yg hayati di air laut mengeluarkan urin yang lebih pekat daripada ikan yg hidup pada air tawar. Hal tadi dikarenakan air bahari memiliki kadar garam yg lebih tinggi berdasarkan pada air tawar. Karena kadar garam di air laut tinggi maka ikan yg hayati pada bahari kekurangan air. Lantaran ikan laut kekurangan air, ikan haus & meminum poly air laut. Hal itu akan menyebabkan kadar garam pada darahnya menjadi pekat/ tinggi. Agar kepekatan cairan tubuh ikan tersebut berkurang, maka ikan tersebut mengeluarkan urin yg pekat pula. Agar seimbang banyaknya air yg keluar dari tubuhnya ikan bahari hanya mengeluarkan urin dengan jumlah yang sedikit.

Begitu sebaliknya menggunakan yg terjadi pada ikan air tawar. Lantaran cairan yang masih ada di lingkungan lebih encer dibanding cairan pada tubuh ikan, air menurut lingkungan secara otomatis masuk ke dalam tubuh ikan. Agar keseimbangan osmotik & ion lebih teratur makan ikan merangsang menyerap garam (NaC1). Untuk membuang air yang berlebih pada tubuh ikan air tawar, ikan air tawar tadi mengeluarkan urin yang encer. Peristiwa seperti ini adalah peristiwa adaptasi fisiologi ikan pada lingkungan hidupnya.

Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi tingkah laris merupakan adaptasi yg berkaitan erat dengan perilaku makhluk hidup pada mengikuti keadaan terhadap lingkungannya. Di bawah ini akan kami uraikan contoh-contoh adaptasi tingkah laku yg ada pada makhluk hayati.

1. Predator

Umumnya hewan-fauna karnivor/ predator bisa berkecimpung menggunakan cepat. Kenapa seperti itu? Lantaran hewan-fauna predator harus beranjak dengan cepat buat mengejar & menangkap mangsanya.

Dua. Rayap

Dalam usus rayap ada Flagellata yg membuat enzim selulase berguna mencerna selulosa. Lantaran itulah anak-anak rayap yang baru saja menetas akan menjilat bagian dubur dari induknya agar memperoleh Flagellata. Pada rayap dewasa yg berganti kulit memakan lagi kulit yg terkelupas untuk memperoleh flagellata. Tingkah laris rayap yg seperti ini adalah bentuk menurut adaptasi tingkahlaku rayap.

3. Paus

Sebenarnya paus bukanlah seekor ikan, namun fauna menyusui yg hidupnya pada air. Untuk bernapas Paus menggunakan paru-paru, sebagai akibatnya paus buat bisa bernapas harus menyembul ke permukaan air. Ketika paus timbul ke bagian atas air, paus mengeluarkan sisa-sisa pernapasan & menghirup udara buat disimpan di dalam paru-paru saat menyelam ke pada air.

Contoh adaptasi tingkah laku pada hewan yg lainnya yaitu ikan munjair mamasukan anaknya dalam verbal buat melindunginya agar nir diganggu hewan lain, suara nyaring dari serangga buat dapat memikat pasangannya, ular menjulur-julurkan lidahnya supaya mengenali bau yang akan dimangsa.

4. Kucing

Biasanya kucing mengincar mangsanya, misalnya kadal, tikus, cecak atau yang lainnya, menggunakan cara mendekam. Ketika mangsanya mendekat & sudah lengah, maka kucing akan loncat menerkam mangsanya. Perilaku kucing yg misalnya ini adalah buat ekonomis tenaga. Peristiwa seperti ini merupakan adaptasi tingkah laris dalam kucing.

5. Tumbuhan

Beberapa flora mengambarkan adaptasi tingkah laku yang terdapat dalam hidupnya. Contohnya, daun tumbuhan putri memalukan atau mimosa mudica yg bila disentuh akan daunnya akan menutup. Hal misalnya itu adalah bentuk adaptasi yg dapat dilakukan buat melindungi diri dari serangan hewan. Dengan bentuk daun yg menutup, maka hewan herbovora akan kesulitan buat membedakan antara daun dan ranting yg berduri. Ada pula tingkah laris tumbuhan yang membelokan tubuhnya ke arah datangnya cahaya surya (tingkah laris pada imbas cahaya).

Semoga artikel dari kami tentang Pengertian adaptasi dan macam macam adaptasi tersebut dapat bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 8 =