Mitos-Mitos dalam Olahraga Fitness – Info Sehat

Posted on 10 views

Olahraga fitness saat ini telah digemari sang banyak sekali kalangan, mulai menurut usia muda bahkan orang2 yang sudah berusia kepala empat pun sudah mulai mencoba olahraga fitness sebagai bagian berdasarkan ‘acara’ buat menjaga kesehatan tubuh.

Namun nir mampu dipungkiri bahwa masih banyak orang yg ragu-ragu buat memulai olahraga fitness. Hal ini dikarenakan poly orang yang memiliki anggapan tentang mitos-mitos yang masih galat pada olahraga fitness. Berikut anggapan-anggapan orang yg salah mengenai olahraga fitness:

1. Fitness menciptakan tubuh anda memiliki otot yang berlebihan

Memang benar, fitness sanggup menciptakan otot-otot anda, bahkan anda mampu mempunyai otot yg akbar dengan olahraga fitness. Tetapi, semua ini tergantung pada tujuan & pola latihan yg anda jalankan.

Anda bisa membuat otot tubuh anda terlihat besar bagaikan hulk. Anda bisa membentuk tubuh anda lean. Semua tergantung pada anda. Intinya, ketika fitness tubuh anda tidak akan memiliki otot yang berlebihan selama anda bisa mengontrol pola latihan dan suplemen yang anda gunakan.

Selain itu, masih banyak anggapan bahwa bila wanita melakukan fitness maka perempuan bisa mempunyai otot yang kekar dan besar . Mitos ini juga keliru. Wanita yang rajin melakukan fitness justru bisa menghilangkan lemak dalam tubuh dan mengencangkan tubuh. Wanita memiliki hormon testoteron yg sedikit, sebagai akibatnya saat perempuan melakukan angkat beban, wanita nir akan kekar misalnya laki-laki .

2. Fitness mengakibatkan kemandulan untuk perempuan

Fitness memang identik dengan olahraga angkat beban. Banyak anggapan bahwa perempuan yang mengangkat beban bisa mengakibatkan risiko kemandulan bahkan keguguran kandungan. Hal ini sama sekali tidak berdasar.

Fitness sama sekali nir ada hubungannya dengan hal tersebut. Fitness justru berguna buat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anda. So, anda nir perlu takut melakukan olahraga fitness tanpa mitos2 tersebut.

Tiga. Fitness membuat gerakan2 anda jadi kaku & lambat

Mitos ini sudah tak jarang sekali aku dengar. Banyak sekali orang yg menduga jika otot yang terlalu akbar bisa berpengaruh terhadap konvoi seseorang sebagai kaku dan lambat. Apakah mitos ini benar adanya?

Jawabannya: Tergantung. Apabila anda hanya serius dalam angkat beban seberat mungkin menggunakan tujuan hanya ingin menciptakan otot anda besar sebesar-besarnya maka anda akan menjadi kaku dan lambat.

Namun terdapat dua alasan yang menciptakan aku tidak sepenuhnya setuju dengan mitos tersebut. Pertama, olahraga fitness nir hanya terpaku pada angkat beban saja. Dalam fitness ada macam2 kardio yg sanggup menciptakan anda lebih lentur.

Kedua, seluruh itu tergantung dari bagaimana cara anda berlatih. Angkat beban dengan porsi yg nir hiperbola & dipadukan dengan latihan2 kelenturan lainnya justru akan menciptakan tubuh anda sebagai lebih ringan, lantaran latihan fitness sejatinya justru bertujuan buat membakar lemak anda. Jadi, menggunakan fitness anda tidaklah kaku & lambat.

4. Semakin acapkali fitness, badan akan semakin terbentuk

Mitos ini jua masih seringkali dipercaya sang pemula. Banyak orang beranggapan dengan semakin seringkali latihan fitness, otot anda akan semakin cepat terbentu. Faktanya, tubuh anda jua membutuhkan istirahat.

Fitness yg dilakukan setiap hari tanpa ada jeda hanya akan membuat anda lelah & overtraining. Fitness yang baik idealnya dilakukan 4-5 hari dalam satu minggu, selebihnya merupakan ketika istirahat. Otot akan terbentuk bukan dalam ketika latihan, namun pada saat anda mengistirahatkan otot-otot anda.

 

Artikel di kutip dari berbagai sumber media seperti google, blogspot, wiki, web sport, web olahraga, web sehat


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 6 =