Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi di Pasar Saham Dengan Keuangan Pribadi

  • Share

Ketika Anda membandingkan berbagai jenis strategi investasi jangka panjang, ada beberapa yang dapat menyamai pengembalian yang direalisasikan oleh saham. Bahkan real estat tidak mengikuti tingkat pengembalian rata-rata 10 persen yang dilihat oleh saham besar setiap tahun sejak Perang Dunia II. Seiring dengan potensi pendapatan yang lebih besar, bagaimanapun, muncul risiko kekuatan pasar dinamis yang dapat menyebabkan harga saham berfluktuasi secara dramatis. Calon investor pasar saham harus selalu menyadari bahwa tidak ada jaminan pengembalian investasi mereka. Ujung saham

Keuntungan menggunakan uang pribadi Anda untuk berinvestasi di pasar saham termasuk potensi laba atas investasi dan kepemilikan saham di perusahaan. Kerugian termasuk risiko yang lebih tinggi dan waktu yang terlibat dalam investasi. Laba atas Investasi

Pengembalian historis yang terkait dengan investasi pasar saham mengungguli banyak jenis investasi lainnya. Menurut Vanguard, pengembalian rata-rata historis untuk saham dari 1926 hingga 2017 adalah 10,3 persen. Sebaliknya, pengembalian rata-rata untuk obligasi selama periode yang sama adalah 5,4 persen. Menempatkan keuangan pribadi Anda di pasar saham memberi Anda kesempatan untuk mengembangkan keuangan Anda dalam jangka panjang. Banyak perusahaan mapan juga membayar dividen kepada investor, yang meningkatkan laba atas investasi Anda secara keseluruhan. Kepemilikan Saham di Perusahaan

Berinvestasi di pasar saham adalah salah satu cara termudah untuk menjadi pemilik minoritas dalam sebuah perusahaan. Ketika Anda membeli saham perusahaan, Anda mengambil saham kepemilikan dalam bisnis. Meskipun persentase kepemilikan relatif kecil, Anda menerima hak untuk memilih keputusan bisnis tertentu dan kepemimpinan perusahaan. Tidak seperti beberapa jenis bisnis lainnya, Anda dapat dengan mudah keluar dari kepemilikan saham Anda hanya dengan menjual saham kepada orang lain yang ingin berinvestasi di pasar saham. Tunduk pada Risiko Yang Lebih Tinggi

Baca Juga :   Manfaat Berinvestasi di Pasar Saham - Keuntungan Investasi

Saat berinvestasi di pasar saham, semakin tinggi pengembaliannya, semakin besar risiko kehilangan uang. Harga pasar saham terkait dengan pendapatan perusahaan penerbit. Ketika sebuah perusahaan mengalami kesulitan keuangan, harga saham dapat menurun dengan cepat. Volatilitas pasar saham dapat menyebabkan kerugian investasi yang substansial. Jika sebagian besar pasar mengalami kerugian dan meninggalkan pasar karena faktor ekonomi, Anda mungkin merasa sulit untuk menjual saham Anda kepada orang lain. Investasi yang Memakan Waktu

Berinvestasi di pasar saham tidak seperti bermain lotere. Anda perlu melakukan penelitian dan analisis investasi untuk menemukan saham yang berpotensi menguntungkan. Bagi banyak orang, berinvestasi di pasar saham adalah tugas yang memakan waktu dan kompleks. Bahkan setelah Anda menemukan saham untuk dibeli, Anda harus memantau pergerakan harga saham. Meskipun banyak investor menerapkan strategi buy and hold jangka panjang, penting untuk mengetahui kapan harus keluar dari posisi saham jika ternyata menjadi pilihan investasi yang buruk.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seven − four =