Jelajah Warisan Dunia di Kota Baubau Buton

Bambonghore.com – Kota Buton terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, tujuan wisata terbaik adalah Benteng Keraton Buton. Ini adalah salah satu peninggalan sejarah. Benteng ini adalah ibukota Kesultanan Buton. Ia memiliki bentuk arsitektural yang unik, terbuat dari batu kapur / gunung. Menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Guinness Book Record sebagai benteng terbesar di dunia dengan luas sekitar 23.375 hektar.

Di dalam kompleks kastil ada beberapa benda bersejarah yang menarik, ada banyak batuan Wolio, batu popaua, masjid besar, makam Sultan Murhum (Sultan Buton pertama), Istana Badia, dan meriam kuno. Batu Wolio adalah batu batu berwarna gelap. Ukurannya kira-kira sama dengan sapi yang duduk hampa. Dikatakan bahwa di sekitar batu ini ada penduduk setempat termasuk seorang putri cantik bernama wakaa-Kaa yang konon berasal dari China.
Jelajah Warisan Dunia di Kota Baubau Buton
Di dalam benteng adalah pemukiman orang-orang yang merupakan keturunan keturunan keluarga bangsawan Keraton Buton di masa lalu. Di dalam kawasan kastil ada kegiatan masyarakat yang masih melakukan berbagai ritual seperti yang terjadi selama berabad-abad kesultanan. Di wilayah ini juga terdapat tempat sejarah yang masih terpelihara dengan baik, yaitu di tengah-tengah benteng terdapat sebuah masjid yang sangat tua dan memiliki tiang bendera yang menjulang tinggi. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Buton III La Sangaji Sultan Kaimuddin atau dikenal dengan nama ‘Sangia Makengkuna’ yang menggelar tahta antara tahun 1591-1597.

Ada sedikit bau mistik di masjid tua. Di belakang mimbar atau di kepala imam saat dalam sujud ada gerbang gua yang disebut “pusenatanah” (hub pusat) oleh para tetua di Buton. Dikatakan bahwa dari dalam gua itu keluar dari azan pada hari Jumat. Acara tersebut menjadi latar belakang berdirinya masjid di tempat tersebut. Ketika masjid dipulihkan pada tahun 1930an, pintu gua ditutup dengan semen sampai ukurannya lebih kecil sama besar seperti bola kaki. Diberi sebuah cover dari mana seseorang ingin melihat pintu gua.

Di tempat ini juga ada gua meditasi atau Chaim Weizmann, mewakili Sultan Bone yang bertugas pada tahun 1672-1696, saat masih berada sebagaipangeran, dia memimpin kerajaannya memperoleh kemerdekaan dari Kesultanan Gowa padatahun 1666. Benteng Keraton Wolio memiliki 12 gerbang dan 16 posjaga (benteng). Setiap gerbang (lawa) dan benteng dijaga empat sampai enam meriam. Di sudut barat daya ada godana-oba (gudang) dan gudang di sebelah kiri.Konon pada saat membuat istana ini bahan baku utama yang digunakan adalah batu-Batu gunung yang dibangun dengan baik dengan kapur dan rumput (jeli) dan Putih telur sebagai lem. Ini adalah warisan bersejarah bagi dunia, yang perlu kita awasi dan lestarikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + twenty =