Bambonghore Tekno | Samsung mulai tinggalkan Android di era Internet of Things

  • Share

Lantaran teknologi wearable device mulai tanggal landas pada era Internet of Things (IoT), Samsung berharap buat tidak akan lagi mengulangi kesalahan yg sama menggunakan memberikan dorongan buat sistem operasi Android milik Google di pasaran seperti yg mereka lakukan sebelumnya buat produk smartphone dan tablet. Pasar IoT sendiri diperkirakan akan mengalahkan smartphone dalam tahun 2015.

Versi terbaru dari smartwatch buatan Samsung akan berjalan dalam OS TIZEN, bukan lagi Android. Menurut tiga orang asal yg akrab menggunakan situasi ini kepada USA Today hari ini, Samsung akan berupaya lebih maksimal untuk mengembangkan lebih banyak produk yang berjalan dalam software & layanan protesis mereka sendiri. Masih menurut orang-orang ini, Samsung akan mengungkap smartwatch terkini yg berjalan dalam versi terkini dari OS TIZEN, pada sebuah program pada Mobile World Congress (MWC) pada akhir bulan ini pada Barcelona. Mereka nir ingin diidentifikasi lantaran planning Samsung ini belum menjadi konsiumsi publik.

Versi pertama berdasarkan smartwatch Galaxy Gear, yang diluncurkan tahun kemudian, berlari dalam OS Android yang ketika ini mendominasi pasar smartphone. Menggantikan Android menggunakan TIZEN buat versi baru dari smartwatch ini menampakan bahwa Samsung ingin menggunakan TIZEN buat perluasan pasar baru diluar smartphone yang sudah mulai menurun.

Samsung jua berusaha buat menghindari menaruh Google terlalu poly kekuasaan, lantaran perusahaan iklan terbesar di global ini pula menyebarkan versi Android buat wearable device. Beberapa pengembang dan penghasil hardware risi bahwa versi OS Android buat wearable device kurang terbuka dibandingkan dengan platform buat smartphone. Dengan mempunyai sistem operasi sendiri buat wearable device, selain bisa menggunakan mudah pada mengontrol perkembangannya, Samsung jua sanggup membentuk lebih poly pendapatan dari aplikasi & layanan sendiri.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | LTE, alasan Samsung menunda smartphone TIZEN?

"Samsung berusaha untuk melindungi kepentingan jangka panjang mereka sendiri, dengan tidak memperkuat kamp Android Google sembari menciptakan kamp mereka sendiri pada lebih kurang TIZEN," kata Stuart Richens, wakil presiden media digital pada Network Communications, yg memiliki Apartment Finder, aplikasi mobile yg membantu orang melacak loka terbaik buat hidup mereka.

Sistem operasi smartwatch Gear terkini akan menjadi versi HTML5 menurut TIZEN, dari dua orang yg akrab menggunakan situasi ini. Ini berarti Samsung dapat menarik pengembang web yg lebih poly buat membuatkan aplikasi baru buat smartwatch mereka. Versi HTML5 dari TIZEN mungkin adalah penerapan dari TIZEN Mobile Lite, yang diperuntukkan untuk perangkat TIZEN menggunakan spesifikasi hardware yang tidak terlalu tinggi yg sekiranya cocok buat perangkat misalnya smartwatch. Dan wearable device sudah diumumkan menjadi salah satu perangkat yang didukung oleh TIZEN.

"Versi dari TIZEN yg menjalankan Gear mungkin akan tidak sinkron," kata Richens. "Kita mampu menyebarkan pelaksanaan non-native buat TIZEN." Menurut Richens, pihaknya menggunakan PhoneGap buat membuat aplikasi mobile berbasis web untuk TIZEN.

"Jika Samsung merilis perangkat TIZEN lebih poly, itu berpotensi menaruh kesempatan yang akbar," istilah Richens. "apabila mereka ingin melangkah di jalan akbar, kita ingin memastikan bahwa kita juga berada di sana lebih awal."

Langkah Samsung buat mulai meninggalkan OS Android pada era IoT mungkin tidak sendirian, karena perusahaan elektronik konsumen terbesar lainnya misalnya LG Electronics dan Panasonic jua mulai melakukan hal yang sama. LG misalnya telah menggunakan webOS yg jua berbasis HTML5 untuk Smart TV dan digital signage, serta berencana menggunakannya juga pada smartphone dan tablet.

Baca Juga :   Pengertian Ciri ciri Struktur dan Tujuan Teks Anekdot

Sumber USA Today via Engadget

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung mulai tinggalkan Android di era Internet of Things, semoga informasi ini bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

4 × five =