Bambonghore Tekno | Samsung luncurkan Tizen 4.0 di TDC 2017

  • Share

Samsung Electronics bersama 30 mitra, memulai Tizen Developer Conference (TDC) 2017 tahun ini di Hilton Union Square Hotel pada San Francisco, yg berlangsung berdasarkan 16-17 Mei. Selain pengembang perangkat lunak, lebih berdasarkan 1.000 mitra layanan/konten, penghasil perangkat & pihak lain yang terlibat pada ekosistem Tizen ikut berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Berpusat pada tema "Ready To Connect, Get Involved!", TDC 2017 menghadirkan visi untuk era IoT melalui kesempatan yg diperluas supaya para peserta dapat merasakan fitur utama menurut platform Tizen 4.0, banyak sekali teknologi & produk, & perkembangan lingkungan yg diharapkan buat pengembangan UX & produk/pelaksanaan.

TDC, sebagai konferensi teknis tahunan untuk pengembang dunia, adalah karya teknologi baru Tizen & produknya. Diadakan buat pertama kalinya pada San Francisco pada tahun 2012 waktu Tizen 1.0 diluncurkan sebagai proyek open source. Sejak itu, dan selama lima tahun terakhir, OS Tizen sudah berkembang sebagai Tizen 4.0 yang mendukung majemuk perangkat Tizen.

"Sejak diluncurkan, Tizen sudah sebagai OS untuk hampir seluruh produk Samsung, & menggunakan catatan pertumbuhan penjualannya, menerangkan dirinya menjadi OS embedded berbasis Linux yg paling sukses di global. Di antara kolaborasi terbuka, & waktu memasuki era IoT, kami berharap Tizen akan membuka peluang baru buat masa depan IoT," kata Lee Hyo-gun, Executive Vice President menurut Visual Display Business pada Samsung Electronics dan Chair of Tizen Technical Steering Group.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | 20 Aplikasi Terlaris di Tizen Store bulan Oktober 2015

Memperluas Ekosistem Perangkat Tizen menggunakan Tizen 4.0

Perubahan kunci dalam Tizen 4.0 merupakan pengoptimalan yang dilakukan pada platform buat pengembang IoT untuk memungkinkan pembuatan & komersialisasi beragam aplikasi dengan cepat. Sementara platform Tizen yg ada waktu ini masih terbatas dalam distribusi ke perangkat misalnya TV dan smartphone, Tizen 4.0 akan menyediakan lingkungan pengembangan yg dapat disempurnakan sesuai menggunakan ciri berbagai perangkat dengan membagi modul yang lebih fungsional. Sebagai tambahan, platform Tizen 4.0 sudah diperluas ke Tizen RT (Real-Time) buat melibatkan produk high-end misalnya TV & perangkat mobile serta produk-produk low-end seperti thermostat, timbangan, bola lampu, dan banyak lagi.

Lewat kolaborasi Tizen Project menggunakan Microsoft, pengembang kini bisa lebih mudah membuatkan aplikasi Tizen dengan bahasa pemrograman yg populer. Secara spesifik, framework Microsoft .NET & Xamarin UI telah diperkenalkan ke Tizen sebagai akibatnya pelaksanaan berbasis bahasa C# bisa dikembangkan pada lingkungan Visual Studio buat menaikkan produktivitas.

Untuk memperluas ekosistem perangkat IoT berbasis Tizen, Samsung berencana buat memperkuat kerjasama menggunakan penghasil chip seperti Samsung ARTIK & Broadlink pada China; orisinil pabrik perangkat smart home Commax di Korea; Dan penyedia layanan berbasis lokasi Glympse di Amerika Serikat.

Layanan & Produk Tizen Baru: Modul ARTIK 053 dan Samsung Z4

Di TDC 2017, Samsung jua mengungkap modul ARTIK 053 yang baru, chipset IoT yang ringan menggunakan pemrosesan real-time terintegrasi yg memanfaatkan Tizen RT buat pertama kalinya. Modul ARTIK 053 merupakan solusi IoT yang terjangkau dengan kinerja tinggi dan keamanan eksklusif dari hardware buat produk generasi mendatang misalnya alat-alat tempat tinggal tangga yg terhubung, produk bangunan, perangkat perawatan kesehatan, dan otomasi industri. ARTIK 053 pula secara dramatis mengurangi saat pengembangan melalui inti ARM Cortex R4 320MHz dengan RAM 1,4MB & Flash 8MB; & radio Wi-Fi pra-tunjangan profesi.

Baca Juga :   Terbukti! Ini Cara Mempercepat Koneksi Internet Pada Smartphone Android - Teknologi Informasi

Di lebih kurang diperkenalkannya modul ARTIK 053, sesi IoT Hands-On Lab jua diadakan buat membuatkan perangkat lunak buat IoT dalam modul baru yang memanfaatkan Tizen Studio for RT, yg adalah lingkungan pengembangan pelaksanaan berbasis real-time operating system (RTOS) yg ringan.

Smartphone Samsung Z4 juga ikut dipamerkan pada konferensi ini. Z4 dilengkapi dengan kamera depan & belakang yang dioptimalkan buat media umum dan majemuk fitur yg berfokus dalam ketenangan dan produktivitas, termasuk akses cepat dan mudah ke fungsi yang paling sering digunakan.

Selain itu, buat pengembangan ekosistem Tizen, Tizen Mobile Incentive Program sudah diperkenalkan kepada pengembang pelaksanaan global buat menawarkan hibah satu juta dolar setiap bulannya ketika pelaksanaan dijual dan ditempatkan pada Top 100 pada Tizen Store menurut bulan Februari sampai Oktober 2017.

Ekosistem Smart TV dan Peralatan Smart Home untuk IoT

Samsung juga memamerkan aneka macam produk terbarunya di Exhibition Zone TDC 2017. Secara spesifik, peserta akan dapat menikmati produk display termasuk QLED TV, & The Frame yg diperkenalkan pada CES 2017, dan ekosistem Smart TV Samsung yang majemuk dan berkembang . Selain itu, peserta akan bisa melihat berbagai skenario smart home dimana produk seperti Family Hub dua.0 terintegrasi menggunakan teknologi standar IoT.

Selain itu, Game Zone di pada Exhibition Zone memberikan kesenangan yg lebih menyenangkan lagi, yang memungkinkan peserta buat ikut serta pada game escape Gear Maze menggunakan Gear S3.

Baca Juga :   Pengertian Meteor Ciri ciri dan Jenis Meteor

Selain itu, Tutorial Zone 1:1 yang memungkinkan pengembang buat segera menyebarkan aplikasi Smart TV & menjalankannya pada TV dengan donasi pakar pula tersedia bagi pengembang buat mencicipi manfaat memakai lingkungan pengembangan Tizen .NET.

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung luncurkan Tizen 4.0 di TDC 2017, semoga informasi ini bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × one =