Bambonghore Tekno | Samsung Engineer: Tizen telah dipersiapkan lebih dari 3 tahun

  • Share

Carsten Haitzler memperlihatkan sesuatu dari laptopnya saat dinner pada acara  Linuxtag 2001 di Jerman

Tizen sebagian akbar didasarkan dalam Samsung Linux Platform (SLP), sistem operasi mobile yg dikembangkan secara internal sang Samsung. Untuk native, Tizen akan memakai EFL. Enlightenment Foundation Libraries atau EFL adalah satu set open source graphical aplikasi libraries yang tumbuh menurut proyek Enlightenment window manager & dikembangkan sang Enlightenment.Org dengan beberapa sponsor diantaranya merupakan Samsung sebagai yg terbesar.

Untuk mengetahui keterkaitan antara Tizen dan EFL kita sanggup mengetahui lebih jauh lewat wawancara dengan galat satu engineer primer berdasarkan Samsung yang sekaligus merupakan pendiri dan kepala dari EFL setelah yg bersangkutan sebagai salah satu pembicara dalam rendezvous para pengembang FOSDEM 2012 baru-baru ini.

Bisakah secara singkat Anda memperkenalkan diri?

Nama saya Carsten Haitzler. Beberapa orang mungkin lebih mengenal aku menjadi raster atau Rasterman. Saya telah menggunakan Linux sebagai satu-satunya sistem operasi saya sejak 1996. Saya sudah membuatkan pelaksanaan buat Linux semenjak saat itu, dan sebelum itu aku pula menulis beberapa software buat Solaris. Pada saat itu saya berada pada Universitas (UNSW) pada ??Sydney, Australia. Sejak itu aku sudah bekerja dan tinggal di seluruh dunia dan di poly negara, seluruh itu herbi Linux secara profesional. Saya telah menulis window manager (yg baik 1, tapi sekarang telah ditulis ulang sebanyak tiga kali), compositors, image processing dan rendering libraries, toolkits dan utilitas lainnya. Saya telah memberikan donasi buat GTK & GNOME, dan aku pendiri/pemimpin berdasarkan Enlightenment.

Sekarang aku telah bekerja dengan Samsung buat sekitar tiga tahun pada platform Linux (Samsung Linux Platform/SLP) yang sekarang telah dipublikasikan menggunakan nama Tizen. Selama beberapa tahun terakhir sebagian besar saat saya telah tersedot ke EFL (Enlightenment Foundation Libraries) yang awalnya dimulai menjadi sebuah simple separated toolkit yang ditetapkan buat membantu penulisan Enlightenment, yg semenjak waktu itu telah tumbuh menjadi sesuatu yg mandiri karena poly hal keren yg bisa dilakukannya dan seberapa baik beliau melakukannya.

Apa yg akan Anda bicarakan kini , tepatnya?

Bagaimana EFL dipakai pada Tizen, apa yg unik tentang hal itu, apa yg baik dilakukannya dan bagaimana mengambil laba dari itu, nir hanya pada Tizen, tetapi dalam setiap sistem berbasis Linux.

Apa yang Anda harapkan menggunakan pembicaraan ini? Apa ekspektasi Anda?

Memberi orang pengetahuan yg lebih luas mengenai EFL, bagaimana kaitannya dengan Enlightenment (atau bagaimana itu tidak berkaitan), & memberi mereka beberapa petunjuk dan rabat liputan menarik tentang bagaimana mereka bisa memakai library tersebut buat menulis pelaksanaan mobile buat platform tadi, dan buat desktop, atau bahkan bagaimana membentuk perangkat mereka sendiri & produk memakai EFL buat mendorong UI.

Apakah karakteristik utama yang membedakan EFL berdasarkan toolkit lain?

Edje adalah galat satunya – bundel objek UI yang terkompresi secara all-in-one dalam disk yg dapat diganti dalam waktu runtime. Mereka bisa pada skala, di resize, dibentuk animasi & bereaksi terhadap pengguna (dan acara) event. Juga keterangan bahwa setiap widget hanyalah sebuah object yang bisa secara manual ditempatkan dan dikontrol & dimuntahkan berdasarkan widget tree buat dimanipulasi atau-akan, & masih berfungsi sebagai widget misalnya yg dimaksudkan. Karena mereka adalah objek yg bisa dirotasi, diskala, fade in & fade out dan dimanipulasi menggunakan cara apapun yg Anda suka . Semua ini jua akan bekerja dengan baik menggunakan atau tanpa OpenGL atau OpenGL-ES, lantaran ada perangkat lunak back-end yg sudah dioptimalkan baik buat melakukan segala sesuatu bila driver OpenGL Anda nir ada, atau nir tergantung dari yang diinginkan. Perubahan dalam back-end pula transparan buat aplikasi.

Ada juga hal-hal non-gui yng unik seperti Eet yg secara efektif bertindak menjadi "JSON buat C/C " di mana struktur data Anda dapat pada serialized dan pada de-serialized dalam satu kali tindakan, dan dibaca pulang dengan cara yg portabel.

Anda sudah bekerja pada Samsung selama lebih dari satu tahun menjadi engineer primer, dan sekarang Samsung memakai EFL buat sistem operasi mobile Tizen mereka. Bisakah Anda ceritakan lebih lanjut tentang mengapa Samsung menentukan buat memakai EFL & jenis produk yg akan dibentuk menggunakan ini?

EFL akan digunakan pada Tizen, yang dimaksudkan buat dipakai dalam smartphone, tablet, TV, & buat perangkat apa saja yg memiliki prosesor, penyimpanan, layar & beberapa jenis input berdasarkan pengguna. Saat ini perangkat trendi adalah smartphone dan tablet, tetapi nir terbatas dalam lingkup ini. Spesifik pada produk sayangnya masih harus menunggu pengumuman resminya.

EFL dipilih menjadi output berdasarkan proyek sampingan buat mengusut teknologi baru & menaikkan platform Linux mobile yg sedang dikembangkan, yang pada saat itu memakai GTK . EFL telah diuji untuk membuat beberapa prototipe user interface pada hardware yg relatif low-end & berhasil dengan hasil yg smooth (halus), di mana GTK gagal melakukannya. EFL pula menunjukkan lebih banyak fleksibilitas dalam membentuk aplikasi tersebut dan juga didukung OpenGL menjadi prosedur percepatan, yang dalam waktu ini masih up-and-coming, tapi belum terdapat kini pada dunia ARM SoC (dalam hal fitur & kinerja pada menggunakannya untuk percepatan 2D secara umum).

Jadi rendering software telah membentuk sebuah pengalaman yang halus, ramping & penggunaan memori yg rendah yang akhirnya menciptakan Samsung sahih-sahih senang , sebagai akibatnya tim ini kemudian diperluas & lebih poly berdasarkan platform yang akan berpindah menggunakan EFL hingga semuanya menggunakan EFL. EFL ini dipakai lantaran memberikan output yg sangat baik, nisbi gampang dipakai meskipun dokumentasi masih jarang, & mempertahankan low footprint.

Fitur baru yg sanggup kita harapkan buat timbul pada EFL tahun ini?

Saya mengharapkan lebih luas buat dukungan multi-core, lebih poly fitur operasi canvas (seperti masking & filter), dan yg paling menarik merupakan JavaScript runtime environment milik kita (Elev8) yg menciptakan penulisan aplikasi sebagai sangat gampang. Semua ini akan segera matang & memungkinkan kami buat menyediakan pengunduhan pelaksanaan (lantaran sekarang mereka nir perlu mengemas ulang buat distribusi & arsitektur tertentu).

Via FOSDEM 2012

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung Engineer: Tizen telah dipersiapkan lebih dari 3 tahun, semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Tecno dengan KaiOS kalahkan Huawei di pasar smartphone Timur Tengah dan Afrika selama Q3 2019
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

two × two =