Bambonghore Tekno | Samsung Electronics berencana memindahkan basis produksinya ke Vietnam. Ini alasannya.

  • Share

Saat ini, Samsung Electronics memproduksi 120 juta perangkat mobile per-tahun di Vietnam melalui pabriknya pada provinsi utara Bac Ninh dan akan memperluas lagi basis produksi menggunakan menyiapkan pabrik perangkat mobile berukuran sama pada dekat provinsi Thai Nguyen. Masih belum relatif, Samsung juga berencana buat menambah satu pabrik lagi pada Kota Ho Chi Minh buat produksi peralatan tempat tinggal tangga. Apa yang membuat Samsung begitu tertarik membentuk pabrik di Vietnam?

Baru-baru ini, Samsung memenangkan persetujuan menurut Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh buat rencananya membangun pabrik alat-alat tempat tinggal tangga pada Saigon Hi-Tech Park (SHTP) pada bagian timur kota, yg akan membuat Vietnam menjadi keliru satu basis produksi raksasa.

Saigon Hi-Tech Park (SHTP) adalah sebuah taman buat perusahaan teknologi tinggi yang terletak 15 km menurut pusat kota Ho Chi Minh, berseberangan menggunakan Thu Duc University Village, sepanjang Hanoi Highway dan pada garis depan 1 berdasarkan metro HCMC (2014). Taman ini mencakup area seluas 326 ha (95% digunakan) dan waktu ini sedang diperluas hingga 913 ha. Investor high-tech diberikan perawatan istimewa pada sini menggunakan sewa tanah & perpajakan, dan dukungan buat layanan bea cukai.

Selain Samsung, Intel pula sudah menciptakan pabrik chip terbesar global di SHTP.

Vietnam dengan cepat telah ada sebagai basis produksi perangkat mobile terbesar Samsung. Seiring dengan pabrik Bac Ninh, Samsung pula menginvestasikan US$ 2 miliar buat mendirikan pabrik raksasa di Thai Nguyen. Produksi percontohan telah dimulai semenjak Maret lalu & akan mempekerjakan sekitar 40.000 rakyat setempat dalam akhir tahun ini buat operasi penuh.

Baca Juga :   Apa Perbedaan Antara iMessage dan Text Message di iPhone? - Teknologi Informasi

Setelah pabrik perangkat mobile, Samsung menetapkan buat membangun pabrik alat-alat tempat tinggal tangga pada Vietnam dalam SHTP dan mendiskusikan planning rinci dengan pemerintah kota setempat. Di tanah seluas 700.000 meter persegi, Samsung berencana buat mengadakan upacara peletakan batu pertama buat pembangunan pabrik pada tahun ini dan menghasilkan alat-alat tempat tinggal tangga termasuk AC, TV, kulkas & mesin cuci.

Setelah pabrik alat-alat tempat tinggal tangga mulai berproduksi penuh, Vietnam akan menjadi basis produksi terbesar ke 2 sehabis Korea. Secara spesifik, Samsung berencana buat memindahkan beberapa lini produksi alat-alat tempat tinggal tangga pada China, Malaysia, & Thailand ke Vietnam setelah selesainya pabrik SHTP.

Pilihan Samsung pada Vietnam sebagai basis produksi penting lantaran tenaga kerja belia yg berlimpah yang lebih irit biaya dibandingkan di China. Menurut asal termasuk Korea Trade-Investment Promotion Agency, pada antara total penduduk 90 juta pada Vietnam, lebih dari 50 persen berusia lebih belia dari 30 tahun dan rentang upah minimum mereka dari $90 hingga $120 per bulan, kurang dari setengah berdasarkan upah homogen-homogen pekerja di China.

Manfaat pajak khusus yg ditawarkan oleh pemerintah Vietnam adalah alasan lain buat Samsung bergegas mengalihkan produksinya ke Vietnam. Hal ini diketahui bahwa pemerintah Vietnam berencana buat memberikan manfaat pajak murah pada Samsung & pembebasan pajak korporasi buat pabrik yg beroperasi pada SHTP selama enam tahun. Setelah itu, mereka akan memberlakukan tarif pajak lima persen selama empat tahun dan 10 persen pada kemudian hari.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Smartwatch LX36, Samsung Gear 2 'KW' dari China

Seiring dengan manfaat ini, kesediaan Lee Jae-yong, vice chairman Samsung & putra menurut chairman Lee Kun-hee, untuk mempromosikan bisnisnya di Vietnam bertindak sebagai faktor lain buat Samsung untuk berinvestasi secara akbar-besaran di Vietnam. Selama proyek pabrik Thai Nguyen, yang acapkali disebut proyek "Lee Jae-yong", Lee secara pribadi memimpin proyek dengan seringkali tiba mengunjungi Vietnam. Apabila investasi Samsung di Vietnam terbukti sukses, statusnya dalam perusahaan akan naik secara proporsional.

Tahun kemudian, pabrik Samsung pada Vietnam tercatat menorehkan rekor ekspor senilai 24 miliar dolar (lebih kurang 284 triliun rupiah), atau sama menggunakan 18 persen menurut total ekspor buat Vietnam. Ini hanya dari satu pabrik. Jadi mampu dibayangkan apabila 2 pabrik lainnya sudah beroperasi, berapa devisa yang akan diperoleh Vietnam. Kapan Indonesia mampu mengikuti jejak Vietnam?

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung Electronics berencana memindahkan basis produksinya ke Vietnam. Ini alasannya., semoga informasi ini bermanfaat.

Author Profile

Banaf
Banaf
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × one =