Bambonghore Tekno | Samsung bentuk konsorsium untuk membuat Tizen sebagai OS Nasional Rusia

  • Share

Pertemuan antara Menteri Komunikasi Rusia Nikolai Nikiforov & Delegasi Samsung Rusia dipimpin sang Presiden Steve Lee

Samsung Electronics memimpin konsorsium yg terdiri menurut SOKB Research Institute, Institute for System Programming di Russian Academy of Sciences, dan Institute for Information Security Issues pada MSU yang mengklaim akan mampu membentuk sebuah OS mobile nasional berbasis Tizen dalam 4-5 tahun ke depan.

Kementerian Komunikasi Rusia waktu ini sudah menerima dua tawaran menurut perusahaan asing yg ingin berpartisipasi pada pengembangan sistem operasi mobile nasional buat negara mereka sebagai bagian menurut planning substitusi impor pemerintah. Upaya ini merupakan bagian dari upaya Rusia buat menjauh menurut ketergantungan dalam teknologi buatan Barat.

Saat ini 95 persen menurut smartphone yang tersebar di Rusia menggunakan sistem operasi impor, buat itu Kementerian Komunikasi Rusia sedang mencari cara buat mengurangi ini hingga 75 persen pada tahun 2020 dan 50 % dalam tahun 2025.

Situs lokal Rusia Vedomosti mengungkapkan bahwa kementerian sudah mengundang perusahaan buat membantu menyebarkan sistem operasi mobile nasional sejak April yang kemudian, dan diyakini pada pembicaraan dengan Jolla berdasarkan Finlandia, produsen Sailfish OS, dan sebuah konsorsium yang dipimpin sang Samsung Electronics, yaitu SOKB Research Institute, Institute for System Programming di Russian Academy of Sciences, & Institute for Information Security Issues pada MSU.

Awalnya perwakilan berdasarkan Jolla telah bertemu menggunakan pejabat Departemen Komunikasi untuk mendiskusikan bagaimana mereka bisa membantu pada hal ini, tapi sekarang konsorsium yang didukung oleh Samsung telah datang membawa cara lain yg lebih baik buat membentuk sistem operasi mobile nasional berbasis OS open-source Tizen.

Igor Kalaida, Direktur Jenderal SOKB Research Institute, mengatakan bahwa konsorsium ini memperkirakan bahwa mereka membutuhkan biaya proyek sebesar 1,23 miliar rubel (kurang lebih 292 miliar rupiah), dimana negara akan membiayai kurang lebih 65 %. Adapun Jolla, rencananya akan memakai Sailfish sebagai dasar dari OS mobile Rusia yg diproyeksikan menelan biaya lebih kurang 2,225 milyar rubel (sekitar 529 miliar rupiah), dimana 1,89 miliar akan dibiayai sang pemerintah.

Igor Kalaida mengatakan lebih kurang 80 persen berdasarkan biaya sistem operasi Tizen adalah untuk menulis kode yg mendasarinya, dengan dana negara akan dipakai buat membayar gaji pengembang yang bekerja pada proyek ini. Dia menambahkan bahwa pengembangan OS kemungkinan akan memakan ketika sekitar 4-5 tahun, meskipun versi kerja OS ini sudah bisa disiapkan pada awal tahun depan.

Salah satu perkara yg umumnya menghinggapi sistem operasi yang sahih-sahih baru merupakan kurangnya ekosistem pelaksanaan apabila dibandingkan menggunakan Android & iOS. Untuk itu Departemen Komunikasi Rusia ingin menciptakan toko aplikasi ‘nasional’, terutama buat melayani pelanggan korporasi dan pemerintah, tapi toko tersebut akan tidak mungkin buat memuaskan konsumen. Igor Kalaida mengungkapkan bahwa sangat mungkin buat memporting pelaksanaan Android supaya bisa berjalan dalam Tizen selesainya OS ini selesai dikembangkan.

ViaVedomosti (Rusia)

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung bentuk konsorsium untuk membuat Tizen sebagai OS Nasional Rusia, semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Update WhatsApp 2.16.7 membawa 4 fitur baru buat pengguna Tizen
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 × two =