Bambonghore Tekno | Samsung bangun gedung baru senilai 1,6 triliun untuk peluncuran perangkat TIZEN?

  • Share

Samsung Electronics berencana buat mengungkapkan produk elektro modern mereka di sebuah bangunan yg independen di luar ruangan pameran elektro tahunan terbesar di Eropa IFA 2014 yang akan dilangsungkan pada Berlin, Jerman, antara tanggal lima-10 September mendatang. Ini merupakan buat pertama kalinya Samsung tetapkan untuk menampilkan produk dan mengumumkan strategi bisnis terbaru mereka dalam ruang pada luar loka pameran yang terorganisir.

Selama Global Press Conference (GPC) in Belek, Turki, ketua eksekutif dari Messe Berlin, penyelenggara konferensi yg bertanggung jawab atas pameran IFA, menyampaikan bahwa Samsung akan memperkenalkan produk-produknya dalam gedung baru yang sudah dibangun yang bernama "CityCube Berlin."

"CityCube akan dipakai oleh Samsung secara eksklusif selama pameran IFA. Keuntungan buat peserta tunggal di ruang independen merupakan bahwa perusahaan yg terpilih dapat melakukan presentasi mereka sendiri," istilah CEO Messe Berlin Christian Goke selama acara yang dihadiri oleh lebih berdasarkan 350 wartawan internasional pada hari Sabtu kemarin.

CEO Christian Goke menyampaikan co-CEO Samsung Electronics dan Kepala untuk divisi Consumer Electronics (CE) Yoon Boo-keun akan mengungkapkan pidato primer pada CityCube center selama pameran di bulan September nanti. Sebesar 100 juta euro (sekitar 1,6 triliun rupiah) sudah diinvestasikan sang Samsung pada membangun gedung baru ini. Sebagai simbol kemitraan yang terpercaya, Messe Berlin pula sudah memberikan bantuan pada Samsung Electronics buat mendukung upayanya untuk memastikan perubahan secara cepat, yg dikenal sebagai Mach-speed Management.

Baca Juga :   Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?

IFA tahun ini yang akan menyoroti perangkat yg terhubung & rakyat digital yg diperlukan pula sebagai kesempatan buat membawa perkara masyarakat terhubung ke bagian atas.

"Kita hidup di bawah era ‘Consumer Electronics 4.0,’ yang berarti bahwa semuanya terhubung. Produk konsumen bisa dikontrol oleh produk lain misalnya smartphone, TV dan PC. Konektivitas bukanlah masa depan. Keinginan konsumen buat konektivitas yang lebih perlu dihargai," istilah Hans Joachim Kamp, kepala dewan pengawas berdasarkan Gesellschaft zur F?Rderung der Unterhaltungselektronik (GFU).

Ia berkata tablet, TV LCD menggunakan kualitas gambar ultra high-definition (UHD), smartphone, wearable device, konektivitas dan perangkat melengkung akan sebagai tema primer berdasarkan IFA.

"IFA selalu berada di garis depan perubahan. IFA mempersiapkan terus menerus buat mengubah hal-hal baru." Menurut pengamatannya sendiri, Consumer Electronics tiga.0 sebagian bisa diringkas menjadi keluarnya perusahaan-perusahaan Korea.

Peralatan tempat tinggal tangga yang pintar atau Smart Home Appliances akan menjadi tema lain utama untuk pameran Berlin kali ini.

Sejalan menggunakan tren itu, Samsung dibutuhkan untuk fokus pada menampilkan solusi Smart Home. Samsung bertekad buat mengintegrasikan produk-produknya misalnya lemari es, mesin cuci, TV, kamera, ponsel & jam tangan menggunakan tujuan konektivitas. Sebuah sketsa modern dari bagaimana layanan akan bekerja akan diumumkan dalam pameran mendatang.

Samsung Electronics berkata akan tetapkan kemitraan menggunakan Google & mengambil jalan baru ke pasar Smart Home menggunakan TIZEN. "Samsung Electronics telah memakai beberapa sistem operasi untuk perangkat mobile kami," istilah Hong Won-pyo, presiden Samsung Electronics Media Solution Center (MSC). "Untuk usaha Smart Home, TIZEN yg dikembangkan secara mandiri sang kami akan menjadi fondasi dasar."

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Samsung luncurkan aplikasi Samsung Health Monitor dengan pengukuran tekanan darah

Mengambil rute sendiri adalah bagian menurut taktik perusahaan buat menjadi pemimpin di pasar Smart Home, dengan menambah hardware yang telah ada buat layanan Smart Home. Presiden Hong menambahkan bahwa Samsung akan segera merilis sebuah platform open source buat layanan Smart Home, yang akan kompatibel menggunakan produk non-Samsung. Presiden Hong, yang juga adalah presiden Asosiasi Smart Home Korea, memperkirakan bahwa industri ini akan berubah dengan cepat dalam beberapa tahun ke depan.

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung bangun gedung baru senilai 1,6 triliun untuk peluncuran perangkat TIZEN?, semoga informasi ini bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

18 − 14 =