Bambonghore Tekno | Samsung akan rilis smartphone Tizen untuk korporat di Rusia pada akhir 2015

  • Share

Pada akhir 2015 Samsung Electronics akan merilis smartphone Tizen yg sudah terjamin keamanannya buat pasar korporat di Rusia. Smartphone Tizen yang kemungkinan akan memiliki spesifikasi high-end ini akan menjadi senjata primer Samsung pada BYOD (bring your own device) buat merogoh ceruk pasar yg waktu ini ditempati sang Blackberry.

"Pada bulan Maret 2015 Samsung telah mengajukan dokumen buat sertifikasi sistem operasi (OS) Tizen kepada FSTEC," kata Andrey Tikhonov, Direktur Penjualan Korporat pada Samsung Electronic Russia. Menurut Tikhonov, termin pertama dari sertifikasi merupakan buat menerima source code menurut Tizen, & yang kedua adalah buat galat satu perangkat Samsung yang berbasis sistem operasi ini.

Sertifikasi FSTEC (Federal Service for Technical and Export Control) akan mengklaim perlindungan dari kebocoran data dan penyadapan, dimana Samsung akan mempromosikan produk menurut Tizen akan mampu melindungi liputan misteri. Menurut asal industri pada Rusia, Samsung sedang mencoba buat menempati ceruk pasar milik Blackberry berasal Kanada, pembuat smartphone yang populer dari sisi keamanannya, terutama buat pelanggan B2B, perusahaan besar dan sektor publik.

Andrey Tikhonov dari Samsung Russia

Selama ini Blackberry menjual smartphone yang mengandalkan perlindungan keamanan data di pasar Rusia. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan Blackkberry terus menurun: jika pada kuartal pertama 2012, pangsa pasar perangkat Blackberry di pasar global menurut IDC adalah 6,3%, maka pada kuartal pertama 2015 anjlok menjadi hanya 0,3% (di pasar Rusia 0,2%).

Menurut Andrey Tikhonov, ceruk pasar buat smartphone aman bukan hanya nir menghilang, tetapi pula terus berkembang. Dua tahun kemudian sehabis serangkaian skandal yg melibatkan pengalihan data dari smartphone dan layanan email resmi, pada dalam organisasi besar selalu diadakan evaluasi ulang buat risiko keamanan fakta secara substansial.

"Bahkan di perusahaan komersial menggunakan peraturan keamanan kabar yang ketat, pengunjung diwajibkan untuk menyerahkan perangkat pada pintu masuk," istilah Tikhonov. "Smartphone misteri perusahaan wajib berisi hanya aplikasi yang disetujui sang manajemen perusahaan, dikelola oleh peraturan keamanan informasi & memiliki akses ke cloud perusahaan berdasarkan mana mereka dapat men-download aplikasi & konten lainnya."

B2B (Business-to-Business) adalah sebuah ceruk pasar yang menarik karena sistem keamanan sangat krusial bagi perusahaan, dan pula untuk sektor publik. Kinerja yg fleksibel, kondusif dan yg paling krusial, ekosistem yg terisolasi adalah keuntungan yang signifikan," kata kepala Samsung Mobile Rusia Arkadiy Graf.

Sekarang Samsung sedang melakukan perundingan dengan pelanggan potensial. Pertama, Samsung berencana buat meluncurkan proyek percontohan pada mana pelanggan korporat dapat memesan sejumlah mini smartphone Tizen dari satu hingga 10 ribu unit. "Pertama-tama, konsep ini menuntut permintaan menurut pemerintah & pelanggan korporat yang berkiprah dalam sektor migas, perbankan & telekomunikasi," istilah Andrey Tikhonov.

Sumber di beberapa perusahaan telekomunikasi di Rusia menegaskan bahwa mereka sudah menerima tawaran berdasarkan Samsung. Salah satu berdasarkan mereka berkata bahwa Samsung mengharapkan bisa menggandeng 10-15 perusahaan berdasarkan 3 sektor primer yg diincar sang Tikhonov.

Karyawan MTS, salah satu operator telekomunikasi terbesar di Rusia, mengatakan sudah berkomunikasi menggunakan perwakilan menurut Samsung pada solusi mobile dari OS Tizen. "apabila produk ini terdapat permintaan di masa depan, MTS akan siap buat menawarkannya untuk pengguna korporat," istilah karyawan ini menambahkan.

"Sertifikasi di FSTEC akan menjadi tiket masuk buat Samsung untuk bekerja dengan forum pemerintah," kata kreator aplikasi messenger 4talk Sergey Kravtsov. Menurutnya, perusahaan dari Korea ini akan bersaing buat merebut pasar enterprise menggunakan Yota Devices. YotaPhone generasi pertama dan ke 2 telah menerima sertifikat keamanan FSB pada tahun 2014, berdasarkan CEO Yota Devices Vladislav Martynov. "Ini adalah segmen yg sangat menjanjikan pada Rusia, dengan lebih kurang 1,lima juta pegawai negeri, yang mungkin akan menjadi pelanggan potensial dari Samsung & Yota Devices," istilah Kravtsov.

Via RBC (Rusia)

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Samsung akan rilis smartphone Tizen untuk korporat di Rusia pada akhir 2015, semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga :   Pengertian Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − 15 =