Bambonghore Tekno | Produsen Android Wear menyerah kepada WatchOS dan Tizen

  • Share

Persaingan di pasar smartwatch global kini semakin kentara mengerucut pada 2 pembuat terbesar yg masing-masing mengusung hardware & perangkat lunak kreasi sendiri.

Saat Apple dan Samsung Electronics sibuk mempersiapkan peluncuran smartwatch modern mereka masing-masing – Apple Watch Series 2 dengan WatchOS dan Samsung Gear S3 dengan OS Tizen – untuk akhir tahun ini, pemain lainnya yang selama ini keroyokan menggunakan OS Android Wear berdasarkan Google memilih untuk nir ikutan. Huawei, Motorola (Lenovo) dan LG menyampaikan nir akan merilis contoh smartwatch baru lagi hingga ada perubahan yang mendasar buat strategi mereka dan kondisi pasar.

LG yang sebelumnya merilis dua model LG Watch Urbane masing-masing menggunakan webOS dan Android Wear athun baru ini berkata tidak akan merilis smartwatch lagi tahun ini. "Kita ingin melihat mana yg tertinggal," kata juru bicara LG Ken Hong pada Cnet.

Apabila LG masih bereksperimen menggunakan pasar, sebaliknya Huawei menentukan menunggu sampai kemampuan hadware mereka layak buat sebuah smartwatch yg revolusioner. Menurut keliru seseorang eksekutif menurut Huawei, mereka menunggu hingga komponen pendukung smartwatch menyusut lebih kecil lagi & prosesor sanggup lebih efisien lagi sebelum berkecimpung maju menggunakan penerus Huawei Watch.

Sementara Motorola yg adalah pelopor dari Android Wear cenderung mempunyai alasan yang sama menggunakan Huawei.

"Salah satu hal yg kita lihat di masa depan adalah jam tangan yang terhubung [memiliki koneksi selular seperti Gear S3], dan pendapat kami adalah bahwa walaupun secara teknis telah memungkinkan, adanya tarik-ulur dalam produk itu sendiri menandakan kita belum siap," ujar juru bicara Motorola, yang sekarang telah menjadi anak perusahaan menurut Lenovo.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Samsung luncurkan Gear SDK di MWC 2014

Data dari berbagai perusahaan riset pasar misalnya IDC dan Strategy Analytics setiap kuartal sampai awal 2016 memang selalu menampakan bahwa pangsa pasar smartwatch semenjak awal cuma dikuasai sang Apple & Samsung, atau dengan istilah lain WatchOS dan Tizen. Dengan absennya pembuat akbar yg mengusung Android Wear akhir tahun ini, tampaknya dominasi Apple & Samsung di pasar ini akan semakin melebar.

Ini bukan pertama kalinya untuk OS protesis Google ini gagal pada usahanya buat melebarkan sayapnya ke pasar selain smartphone, sebelumnya Android juga nir sanggup berbuat banyak pada pasar Smart TV sehabis Samsung & LG yg mendominasi pasar ini lebih memilih OS mereka masing-masing.

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Produsen Android Wear menyerah kepada WatchOS dan Tizen, semoga informasi ini bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nine + 11 =