Bambonghore Tekno | Mengenang SCH-i519, Smartphone Linux pertama dari Samsung

  • Share

Hampir 10 tahun yang kemudian – tepatnya pada 2003 – Samsung meluncurkan smartphone pertamanya yang diberi kode nama SCH-i519. Smartphone ini menjalankan versi mobile berdasarkan OS Linux garapan Samsung berhubungan dengan Mizi Research, sebuah perusahaan software Korea. SCH-i519 adalah smartphone high-end yg dianggap sangat canggih saat itu untuk bersaing menggunakan personal digital assistant (PDA) atau Pocket PC yg menggunakan OS Windows Mobile menurut Microsoft.

Samsung kemudian merilis SCH-i519 yg bekerja pada jaringan CDMA 1x dan mendukung bahasa Inggris & Mandarin ini ke pasar China melalui operator China Unicom. Selain mengandalkan spesifikasi hardware paling mutakhir buat masa itu, SCH-i519 pula mengandalkan kemampuan fitur pengontrol bunyi yg pada saat ini kembali dipopulerkan oleh Apple melalui Siri dalam iPhone.

Samsung SCH-i519 adalah perangkat pertama menggunakan OS Linux buat menjalankan Voice Signal’s Voice Activated Phonebook (VAP), yg memungkinkan pengguna menjalankan seluruh pelaksanaan melalui suara, memakai perintah misalnya "Open Browser" saat mau browsing internet atau "Open Instant Messengerdanquot; ketika ingin chatting. VAP mendukung bahasa Mandarin & Inggris, & jua sanggup mengucapkan seluruh nama pada hubungan, membacakan pesan maupun memerintahkan ponsel buat menelpon seseorang yang diinginkan & kontrol berbasis bunyi lainnya.

"Dengan dirilisnya Voice-Activated Phonebook kami untuk i519 tersebut, Voice Signal terus memimpin pasar buat solusi embedded speech dalam perangkat mobile," kata CEO Voice Signal Rich Geruson ketika itu. "Kami bahagia sanggup bekerja sama dengan Samsung buat memperkenalkan solusi suara yang mendukung panggilan bunyi buat penutur bahasa China Mandarin."

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | DJI luncurkan aplikasi pencitraan drone pertama untuk Tizen TV

Smartphone ini juga dilengkapi fitur yang telah mendukung konvergensi. Aplikasi remocon yang sudah terinstal didalamnya bisa digunakan buat mengontrol dan mengoperasikan indera-alat di tempat kerja, perangkat hiburan audio video, & alat-alat otomatisasi rumah yg didukungnya melalui inframerah.

Aplikasi lainnya yang sudah terintastal pada dalamnya termasuk editing dan viewer dokumen Microsoft Office, media player buat menjalankan audio video, instant messaging, album foto menggunakan slide show, push email, & masih banyak lagi. Aplikasi & game berdasarkan pihak ketiga bisa diunduh melalui internet, PC, IrDA dan USB.

Untuk spesifikasi hardware, Samsung SCH-i519 sudah dilengkapi layar sentuh TFT anti refleksi dengan resolusi QVGA plus stylus, prosesor Intel XScale-PXA255 400MHz, RAM 64MB, ROM 64MB, dukungan memori eksternal SD/MMC, kamera VGA yang sanggup diputar depan-belakang, serta konektivitas IrDA (Inframerah) & USB. Baterai standar 1050mAh menawarkan 140 jam waktu siaga & 60-100 jam penggunaan. Sebuah baterai extended 2000mAh juga tersedia, & menyediakan 220 jam waktu siaga atau 80-190 jam penggunaan.

Smartphone dengan ukuran 13,dua x 7,1 x 1,54 cm & berat 183 gr ini dibanderol Samsung menggunakan harga $750 atau kurang lebih 7,dua juta rupiah. Sebuah harga yg pantas buat smartphone tercanggih menggunakan desain dagi kala itu.

Via bada Indonesia

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Mengenang SCH-i519, Smartphone Linux pertama dari Samsung, semoga informasi ini bermanfaat.

Author Profile

Banaf
Banaf
Latest entries
Baca Juga :   Bambonghore Tekno | Persaingan sengit aplikasi messaging di Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twenty − 8 =