Bambonghore Tekno | Mampukah HiSilicon Kirin 920 mematahkan dominasi Qualcomm?

Posted on 4 views

Ketika herbi soal chip buat menjalankan smartphone, Qualcomm dari Amerika Serikat telah lama memimpin pasar. Kali ini, sebuah chip buatan orisinil China sudah menarik perhatian para pengamat pasar dengan banyak sekali kelebihannya.

Octa-core Kirin 920, yang diresmikan oleh HiSilicon – perusahaan chip milik Huawei – pada hari Jumat kemarin, memiliki fitur dukungan buat layar QHD, perekaman video 4K & platform LTE kategori 6 yg berkecepatan tinggi, sesuatu yang bahkan para pemimpin industri global sulit buat menawarkannya.

The specs chart of Huawei Kirin 920 SoC

Quad core Cortex A15 processor with clock speed of 1.7 GHz to dua GHz Quad core Cortex A7 processor with clock speed of 1.3 GHz to 1.6 GHz

Mali T-628 MP4 Quad core GPU

QHD display support with resolution of 2560×1600 pixels

Up to 20MP camera image signal processor (ISP), 480 Mpixels/s capture rate, 4K Ultra video recording @ 30 fps, H.265 codec

Integrated Multi-mode 4G LTE Modem ? Category 6 FDD / TDD, TD-LTE/LTE FDD/ TD-SCDMA/ WCDMA/GSM, SGLTE/ CSFB/VoLTE

Built-in Tensilica HiFi tiga DSP Core

Meskipun terlalu dini untuk menyampaikan ini sinyal kebangkitan China di pasar prosesor mobile global, informasi masih tiba sebagai harapan latif bagi sektor IT di negara itu, khususnya industri pembuatan chip, yang telah tertinggal jauh di belakang pembuat kelas berat dunia.

China sangat bergantung pada chip impor, yang termasuk dalam empat kategori impor terbanyak oleh China dalam hal nilai, bersama dengan minyak, bijih besi dan panel LCD. Karena ketergantungan pada minyak dan bijih besi asing tidak mungkin bisa diatasi dalam ketika singkat, China sudah bekerja keras buat mampu mengatasi 2 sektor industri lainnya yang tersisa.

China telah sanggup mengurangi ketergantungan pada impor panel LCD dalam beberapa tahun terakhir, setelah dua penghasil panel terkemuka, BOE dan TCL, telah membuat kemajuan pada penemuan. Namun, chip yg dikenal menjadi "jantungdanquot; berdasarkan industri kabar digital untuk kepentingan mereka, terus diimpor dalam jumlah akbar.

Dengan pasar smartphone China yg lagi booming, dari pihak pabean setempat yg berwenang, China telah mengimpor integrated circuit (IC), yang biasanya dikenal menjadi chip, senilai $232,dua milyar dalam tahun 2013, naik 34,6 % secara tahun ke tahun.

Angka tersebut lebih tinggi berdasarkan impor minyak yg senilai $219,6 milyar buat tahun ini, menciptakan chip menjadi produk yg paling banyak diimpor, sebagai akibatnya mengakibatkan defisit perdagangan $144,1 milyar buat industri, yang telah berkembang selama empat tahun berturut-turut.

Tetapi, masih ada jalan panjang yg perlu dilewati sebelum China secara signifikan bisa mengurangi impor chip.

Li Mingjun, wakil sekretaris jenderal Asosiasi Industri Semikonduktor Shenzhen, seperti dikutip oleh media lokal berkata bahwa kebanyakan penghasil chip di China masih hanya bisa menciptakan chip menggunakan kualitas menengah kebawah. Selain itu, perusahaan pembuatan chip China masih terlalu kecil buat menantang penguasaan Amerika di pasar, setidaknya pada waktu dekat.

Qualcomm mencatat pendapatan bisnis sebanyak 17,tiga miliar dolar Amerika dalam 2013, naik 31,6 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan pendapatan bisnis Hisilicon, produsen chip terkemuka China, masih berkisar seperdelapan berdasarkan pencapaian Qualcomm tahun kemudian.

Kendala lain yang mencegah Hisilicon melalui Kirin 920 buat menantang dominasi Qualcomm dan pemain Amerika lainnya merupakan keengganan Huawei buat melakukannya. Menurut wakil presiden Huawei yg dikutip sang 21st Century Business Herald (21cbh), keliru satu anggota dewan menurut Tizen Association ini tidak bertujuan buat mengekspor chip miliknya dan tidak melihatnya sebagai produk yang berdiri sendiri.

Xu menyampaikan, "Strategi yang kita adopsi adalah satu ditambah satu atau satu ditambah N," yg berarti bahwa buat setiap chip Hisilicon yang digunakan sang Huawei dalam produk-produknya, mereka akan mengintegrasikan satu chip atau lebih menurut pemasok lain.

Menurut 21cbh, alasan untuk ini adalah bahwa Huawei tidak ingin menyebabkan kasus menggunakan Qualcomm atau super besar industri lainnya, takut situasi seperti ini bisa mempengaruhi pasokan chip untuk mereka.

Huawei menerima pelajaran berharga dalam bulan Maret 2012 ketika meluncurkan prosesor quad-core K3V2 & mengatakan akan memakai chip baru di smartphone Ascend D miliknya. Smartphone baru ini ada pada pasar beberapa bulan kemudian dari yang direncanakan. Sebuah asal yg dekat dengan Huawei mengungkapkan kepada 21cbh bahwa penundaan itu setidaknya sebagian lantaran rilis berprofil tinggi berdasarkan chip menciptakan pemasok layar Samsung menunda pasokan buat Huawei.

Sudah sebagai rahasia generik bagaimana perusahaan-perusahaan akbar pemasok komponen sangat berperan krusial dalam membangun kesuksesan suatu produk di pasar. Apple sangat memahami hal ini sehingga mereka membuat kontrak akbar pada jangka panjang dengan perusahaan-perusahaan pemasok mereka. Begitu juga Google, sesudah tanggal berdasarkan Samsung mereka tidak punya pilihan lain selain menggandeng LG.

"Kita hanya bisa mengalahkan perusahaan-perusahaan Amerika di sektor seukuran jarum. Tapi itu adalah keluar menurut pertanyaan buat kepemimpinan kami buat memperluas ke sektor seukuran batang korek api," kata Ren Zhengfei, pendiri & CEO Huawei, selama pidato awal tahun ini waktu menerbitkan laporan tahunan 2013 berdasarkan perusahaannya.

Via Xinhua

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Mampukah HiSilicon Kirin 920 mematahkan dominasi Qualcomm?, semoga informasi ini bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 4 =