Bambonghore Tekno | Intel manfaatkan SIMD untuk membuat aplikasi HTML5 secepat native

  • Share

Sekelompok engineer pada Intel sudah bekerja buat menciptakan aplikasi HTML5 berjalan secepat aplikasi native. Ini adalah upaya buat menaikkan kinerja aplikasi berbasis browser menggunakan mengakses instruksi SIMD yg residen dalam host prosesor. Single-instruction, multiple data (SIMD) merupakan kemampuan prosesor & teknik pemrograman yg memakai data-paralelisme yg tersedia pada pelaksanaan dengan menerapkan instruksi tunggal buat beberapa operan sekaligus, mengembalikan beberapa data dari perintah tunggal.

Kemampuan ini – yg dalam dasarnya membawa paralelisme secara halus buat kode pelaksanaan tingkat tinggi – sebelumnya sudah tersedia hanya untuk aplikasi native. Dan itu sudah dilaksanakan sekarang dengan pengembang di Intel melalui SIMD.Js, satu set baru dari kemampuan JavaScript yang mereka harapkan akan sebagai bagian dari standar JavaScript, bahasa pemrograman berdasarkan HTML5. Terlebih lagi, API yang menyertainya membawa instruksi SIMD buat JavaScript tanpa mengganggu platform-netralitas berdasarkan HTML5. (Instruksi SIMD dapat diakses pada prosesor dengan arsitektur Intel dan ARM).

"Proyek ini adalah mengenai membawa SIMD buat JavaScript, & itu berarti kemampuan buat memprogram kemampuan SIMD – kemampuan streaming menurut prosesor modern. SIMD berarti instruksi tunggal, multiple data yang bila dibandingkan dengan operasi skalar pada mana, contohnya, jika Anda ingin menambahkan 2 angka, Anda memuat satu angka ke register, memuat nomor lain, dan kemudian menambahkannya buat menerima jumlahnya," istilah Moh Haghighat, senior principal engineer pada Intel Software and Services Group.

Baca Juga :   Apa itu Bluetooth dan bagaimana menggunakannya di komputer Anda? - Teknologi Informasi

Moh Haghighat pulang mengungkapkan: "Instruksi SIMD beroperasi pada elemen multiple data dari vektor secara bersamaan. Misalnya, jika Anda mempunyai vektor menurut empat elemen, Anda bisa mengungkapkan, "Load ini ke register," & register Anda memiliki cukup ruang buat empat elemen 32-bit. Kemudian Anda melakukan load lain atau menambahkan ini ke vektor memori dan Anda menerima empat tambahan pada ketika yang sama menggunakan satu instruksi."

Moh Haghighat yg sudah menghabiskan lebih berdasarkan dua dasa warsa di berbagai aspek acara paralelisme, menggambarkan pekerjaannya sekarang sebagai "menjembatani kesenjangan antara pemrograman web & pengembangan native." Hasil kinerja menggunakan implementasi termin awal berdasarkan SIMD pada JavaScript runtimes relatif menjanjikan. "Benchmark SIMD kami sudah memperlihatkan perbaikan antara 4-10 kali lipat dengan paralelisasi daripada tanpa paralelisasi," istilah Moh Haghighat.

Di antara aplikasi yg akan menerima manfaat dari peningkatan kinerja tersebut termasuk buat pengenalan bunyi & paras, pemrosesan audio dan video, pengolahan grafis 2D dan 3D yg kompleks, perceptual computing-seperti pelacakan gerakan tangan dan jari- & game. Aplikasi ini umumnya memerlukan akses hardware secara langsung buat menghadirkan kinerja yg memadai. Tapi menggunakan SIMD.Js, jenis pelaksanaan menggunakan penggunaan resource yang intensif dapat dipakai melalui browser menggunakan kinerja yg sangat baik & penghematan energi yg signifikan.

"Kami sudah mengubah baik Firefox & Chrome. Ini lebih kurang 20.000 baris kode baru dan perubahan di masing-masing browser. Tapi begitu selesai, pengembang tidak perlu melakukan apa-apa selain menulis kode SIMD & pengguna nir perlu mengubah apa pun di VM. Mereka hanya mendapatkan versi browser menggunakan SIMD yg sudah diaktifkan atau run-time, dan acara mereka akan bekerja dengan baik," kata Moh Haghighat.

Baca Juga :   Bambonghore Tekno | iBeam Materials hadirkan layar Micro LED buat Samsung yang 10x lebih baik dari LCD dan OLED

Awalnya dikembangkan di Intel Labs, River Trail dibuat buat memberikan paralelisme data buat pelaksanaan Web. Lihat video berikut adalah buat mempelajari lebih lanjut.

Via Intel

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Intel manfaatkan SIMD untuk membuat aplikasi HTML5 secepat native, semoga informasi ini bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one + seventeen =