Bambonghore Tekno | Dua pergi, kini tersisa 10 perusahaan yang menjadi anggota Tizen Association

Posted on 2 views

Sekarang jumlah anggota Tizen Association turun menjadi 10 menurut sebelumnya 12 perusahaan. Penghasil elektronika dari Jepang Panasonic dan operator telekomunikasi dari Amerika Serikat Sprint hari ini menetapkan keluar dari keanggotaan "Board of Directors" berdasarkan Tizen Association, sebagai akibatnya menyisakan Fujitsu, Huawei, Intel, KT, LG U , NTT DoCoMo, Orange, Samsung, SK Telecom & Vodafone.

Samsung & Intel selain sebagai anggota TIZEN Technical Steering Group (TSG) yg bertanggung jawab pada pengembangan platform TIZEN, beserta-sama dengan Huawei dan Fujitsu menjadi tulang punggung berdasarkan sisi pembuat chip komponen & handset TIZEN di Tizen Association. Sementara operator telekomunikasi seperti NTT DoCoMo, SK Telecom, KT, LG U , Orange & Vodafone akan bertanggung jawab pada hal distribusi produk TIZEN buat pasar domestik pada Korea Selatan, Jepang & Eropa barat.

Walaupun memiliki dukungan menurut pembuat smartphone terbesar No.1 (Samsung Electronics) & No.3 (Huawei), tetapi munculnya Panasonic dan sebelumnya NEC cukup berpengaruh pada penyebaran dan variasi handset TIZEN yang kompetitif di pasaran nantinya, terutama untuk pasar pada Jepang. Namun hal ini nir bisa dihindari, mengingat sebelumnya baik Panasonic dan NEC telah menyatakan akan meninggalkan usaha smartphone karena nir sanggup lagi bersaing menggunakan kompetitor lainnya & usaha smartphone telah tidak sanggup mendatangkan keuntungan lagi buat mereka.

Yang paling disesalkan adalah munculnya Sprint, keliru satu operator telekomunikasi yg berbasis di Amerika Serikat yang sebelumnya sangat diperlukan buat mampu mendistribusikan perangkat TIZEN pada Amerika. Sebagai salah satu pasar smartphone terbesar di global & sentra dari tren smartphone dunia, Amerika Serikat mampu sebagai berukuran menurut kesuksesan sebuah platform software buat smartphone di dunia.

Tizen Association diharapkan bisa segera mencari kawan pendukung TIZEN menjadi penggantinya, terutama operator telekomunikasi pada kawasan pertumbuhan smartphone terbesar dunia seperti China, Amerika Utara, India juga Asia Tenggara. Kesuksesan menurut TIZEN – juga OS baru lainnya – sangat bergantung pada kekayaan ekosistem aplikasi dan luasnya jangkauan distribusi menurut hardware.

 

Dilansir dari google, bing dan berbagai web lainnya, berikut kami merangkum artikel Dua pergi, kini tersisa 10 perusahaan yang menjadi anggota Tizen Association, semoga informasi ini bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + eight =