Apa itu website? Bagaimana Sejarah dan Perkembangan website?

Apa itu website Bagaimana Sejarah dan Perkembangan website
Bambonghore.com – Tentu anda pernah mengunjungi situs ini, pernahkah anda tahu sejarah dan perkembangan website?, Pada artikel ini akan membahas sejarah dan perkembangan website. Website Timeline Explanation Pada tahun 1989 Tim Berners-Lee, seorang programmer komputer berbahasa Inggris yang bekerja di European Physics Laboratory (CERN) di Jenewa, Swiss. Lakukan sesuatu yang berbeda dari apa yang telah dilakukan sebelumnya. Dia menggabungkan hypermedia dengan sumber informasi Internet yang luas. Sebelum Wen, Anda bisa melakukan banyak hal menarik di Internet, tapi itu tidak bisa dilakukan dengan mudah.
Solusi Berners-Lee adalah teknologi hypertext untuk membangun dokumen Web. Tidak seperti buku atau database, Web memiliki banyak kemungkinan koneksi antara dokumen tanpa diawali dan diakhiri. Semua rincian tentang bagaimana informasi ini terjalin, disembunyikan dengan antarmuka hypertext berbasis karakter. Dengan Web, seorang fisikawan dapat dengan mudah melompat dari sebuah artikel tentang teori partikel di mesin lokal ke kamus istilah fisika nuklir pada sistem yang berjarak ribuan mil jauhnya.

Dikarenakan perkembangan website begitu cepat sehingga para ahli berinisiatif menyediakan angka atau penomoran untuk klasifikasi generasi website sebagai berikut :

Web 1.0

Web 1.0 adalah teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia internet karena mengubah cara dunia industri dan media. Teknologi website generasi pertama ini dikembangkan untuk mengakses informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Situs web seperti halaman situs berita “cnn.com” atau “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam tipe ini.

Web 2.0

Teknologi website generasi berikutnya diperkenalkan dengan istilah Web 2.0 oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang menempatkan kolaborasi online dan berbagi informasi bersama-sama. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 bisa didefinisikan sebagai berikut:

Teknologi website Web 2.0 merupakan sebuah revolusi bisnis di dunia industri komputerisasi yang disebabkan oleh penggunaan platform internet, dan merupakan upaya untuk memahami berbagai peraturan untuk mencapai kesuksesan pada platform baru. Salah satu aturan utamanya adalah: Mengembangkan aplikasi dengan menggunakan Efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak pengguna.

Layanan berbasis web seperti jaringan sosial, wiki dan fononim (contoh: “flickr.com”, “del.icio.us”) adalah teknologi Web 2.0 yang menambahkan interaktivitas antara pengguna Web. Umumnya, situs web yang dibuat menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki beberapa fitur berikut: CSS (Cascading Style Sheets)

Web 3.0 / Semantic Web

Sementara masih dalam perdebatan antara analis dan periset, istilah Web 3.0 masih merupakan potensi potensi teknologi potensial di dunia internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 berbeda dari akses mobile broadband ke layanan Web dengan perangkat lunak on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah seperangkat teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien untuk membantu komputer mengatur dan menarik kesimpulan dari data online.

Berdasarkan definisi yang disajikan, Semantic Web pada dasarnya memiliki tujuan yang sama seperti Semantic Web yang memiliki konten Web yang tidak dapat diungkapkan hanya dalam bahasa alami yang dipahami oleh manusia, namun juga dalam bentuk yang dapat dipahami, ditafsirkan dan digunakan oleh perangkat lunak (Software Agent ). Melalui Semantic Web, berbagai perangkat lunak akan dapat menemukan, berbagi, dan mengintegrasikan informasi dengan lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =