Apa Itu Two-Factor Authentication? – Teknologi Informasi

Posted on 10 views

Verifikasi adalah aspek krusial berdasarkan keamanan personal komputer . Agar PC anda, atau pelaksanaan, atau website bisa menentukan apakah anda berwenang buat mengaksesnya atau tidak, anda harus terlebih dahulu bisa menentukan siapa anda. Ada 3 cara dasar buat tetapkan bukti diri anda menggunakan pembuktian:

  • Apa yang anda ketahui.
  • Apa yang anda miliki.
  • Siapa anda.

Metode pembuktian yang paling generik merupakan nama pengguna & istilah sandi. Ini mungkin tampak seperti 2 langkah, namun baik nama pengguna dan istilah sandi merupakan komponen ‘apa yang anda ketahui’ & nama pengguna umumnya merupakan hal yang sanggup dengan gampang ditebak. Jadi, kata sandi merupakan satu-satunya yg berdiri pada antara penyerang dan menyamar sebagai anda.

Verifikasi dua langkah memerlukan penggunaan 2 metode atau langkah yang tidak sama, untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan. Ngomong-ngomong, anda mengaktifkan ini di akun keuangan. Biasanya, pembuktian 2 langkah melibatkan penggunaan ‘apa yg anda miliki’ atau ‘siapa anda’ pada samping nama pengguna & istilah sandi standar (‘apa yg anda ketahui’).

Contoh

  • Apa yang anda miliki. Metode ini biasanya bergantung pada smart card, USB flash drive, atau jenis objek lain yang dimiliki pengguna yang mengharuskan untuk mengautentikasi. Smart card dan USB drive harus dimasukkan secara fisik ke komputer untuk mengotentikasi. Ada juga token enkripsi yang menampilkan kode pin yang diubah secara acak yang harus dimasukkan pengguna untuk verifikasi. Dalam kedua kejadian itu, penyerang harus mengetahui kata sandi anda (‘apa yang anda ketahui’) dan juga secara fisik memiliki token atau smart card anda (‘apa yang anda miliki’) untuk memverifikasi diri anda.
  • Siapa anda. Siapa diri anda sulit ditiru. Bentuk dasar autentikasi ‘siapa anda’ adalah ID foto. Memberikan ID resmi yang dapat diverifikasi sebagai milik anda berdasarkan foto yang ada di dalamnya memenuhi kriteria ‘apa yang anda miliki’ dan ‘siapa anda’. Namun, ID foto tidak terlalu fungsional ketika berhadapan dengan akses komputer. Biometrics adalah bentuk umum otentikasi ‘siapa Anda’. Banyak karakteristik yang unik untuk setiap individu seperti sidik jari, pola retina, gaya tulisan tangan, pola suara, dll. Penyerang mungkin dapat menebak atau memecahkan kata sandi Anda, tetapi menyamar sebagai sidik jari atau pola retina hampir tidak mungkin dilakukan.

Dengan memerlukan faktor ‘apa yg anda miliki’ atau ‘siapa anda’ selain nama pengguna & istilah sandi standar, pembuktian 2 langkah memberikan keamanan yg jauh lebih baik dan membuat si penyerang jauh lebih sulit buat menyamar sebagai anda dan mengakses komputer, akun, atau asal daya lainnya.

Sumber Referensi:

https://www.Lifewire.Com/what-is-two-factor-authentication-2487538


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − 2 =